Asahan – Berkepanjangannya konflik antara masyarakat dengan PT. Vareem Sawit Cemerlang (VSC) di Kecamatan Aek Kuasan akhirnya memakan korban, Sabtu sore (30/6) sekira jam 15.00 WIB.
Informasi dihimpun awak media, akibat terjadi saling tarik dan dorong antara masyarakat dengan petugas dari Polres Asahan, Mismar (83) warga Lingkungan VI Kelurahan Aek Lobo Pekan terjatuh dan akhirnya meninggal saat dilarikan ke klinik terdekat oleh pihak keluarganya.
Hal itu dijelaskan oleh Rosita (37) anak kandung korban saat dikonfirmasi di rumah duka, ”tidak tahu pasti bagaimana persisnya, ibu saya sampai terjatuh dan yang pasti saat itu petugas menghalau warga yang menghadang truk – truk tanki yang mengangkut Crude Palm Oil (CPO) milik PT. VSC,” ungkap Rosita sambil menangis.
Sementara, Raja (14) cucu dari almarhumah Mismar mengatakan, ”nenek terjatuh akibat terdorong oleh tubuh Sumey yang didorong – dorong oleh Polwan – Polwan itu,”ungkap Raja.
”Kondisi tidak sadar, tubuh nenek sempat ditampung oleh warga, hampir sekian menit baru dievakuasi ke teras rumah, sempat siuman persekian detik, kemudian diboyong ke dapur setelah pingsan kembali dan baru diboyong ke klinik setelah mobil ambulance datang,” tambahnya.
Saya sempat terjatuh dan dipijak petugas saat terjadi kericuhan, ”kaki saya dipijak om,” ungkapnya lagi.

Hal itu dikuatkan Misman Kepala Lingkungan VII saat melayat di rumah duka, ”Miswar terjatuh akibat terdorong oleh tubuh warga lainnya yang ditarik dan didorong petugas karena menghalangi truk – truk CPO itu, seharusnya petugas tidak bertindak reaktif sebab yang dihadapi masyarakat bukan musuh,”kata Misman.
Terpisah, Kapolsek Pulo Raja AKP H Pardosi saat dikonfirmasi melalui selulernya membenarkan ada terjadi konflik di Lingkungan VI, ” masyarakat menghadang truk – truk CPO milik PT.VSC yang akan melintas di jalan yang bersebelahan dengan kebun PTPN IV Pulo Raja,”kata H Pardosi.
Ketika ditanya, soal ada warga yang jatuh pingsan hingga akhirnya meninggal dunia saat konflik dengan petugas, ”kami memiliki Vidio rekaman saat ada aksi massa, korban terjatuh sendiri bukan karena didorong oleh petugas,” tegasnya.(**)

