12 OKP dan Ormas Dukung Kepemimpinan Zahir-Oky, GM Pekat IB Batu Bara: Kami Sosial Controlnya

oleh -953 views

Batu Bara – Ketua GP Ansor Batubara, Burhan mengatakan, GP Ansor selaku organisasi badan otonom NU tentu akan berada digarda terdepan untuk menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Batu Bara. Situasi yang aman dan tertib tentu sangat diharapkan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Hal itu memberi kepastian bagi masyarakat agar mereka dapat hidup dengan aman dan nyaman, pernyataan GP Ansor diamini oleh 11 OKP dan Ormas, saat acara Forum Silaturahmi di Aula Pemkab Batu Bara, Lima Puluh, Rabu, (4/11).

Selain itu, Burhan juga menyatakan bahwa riak-riak dengan gaya demontrasi dari beberapa orang tidak perlu ditanggapi karena itu bagian kecil dari mereka yang tidak bertanggungjawab.

Burhan juga menyatakan kesiapannya untuk mendukung jalannya pemerintahan yang kondusif. Ansor memandang bahwa dinamika sosial ditengah masyarakat disetiap daerah adalah hal yang biasa, termasuk dinamika yang terjadi di Kabupaten Batubara belakangan ini seperti aksi unjuk rasa. Hal itu wajar dan biasa sepanjang tidak ditunggangi oleh kepentingan politik dan kepentingan kelompok tertentu.

“Kita berharap semua elemen masyarakat dapat mendukung sepenuhnya program pemerintah khususnya dalam upaya menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. Semua tidak bisa berjalan seperti membalikkan telapak tangan, semua butuh proses,” ujar Burhan.

Sebanyak 12 organisasi kemasyarakatan (ormas) siap mengawal kepemimpinan Zahir – Oky untuk membangun Kabupaten Batubara.

Ketua BKPRMI Kabupaten Batubara, Ahmad Setia Bhakti menegaskan bahwa seluruh kader dan anggota BKPRMI Batubara akan mengawal kepemimpinan Zahir – Oky selaku Bupati – Wakil Bupati Batubara selama 5 tahun kedepan. Sekaligus mendukung kebijakan Kapolres Batubara AKBP Robin Simatupang untuk menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sementara, Ketua Pemuda Muslimin Indonesia (PMI) Batubara, Nasir, merasa kecewa dengan adanya riak-riak yang dapat mengganggu situasi kamtibmas dan roda pemerintahan di Kabupaten Batubara.

“Kita siap berada dibarisan terdepan untuk mengawal jalannya roda pemerintahan dibawah kepemimpinan Zahir-Oky. Semua elemen masyarakat kita harapkan dapat mendukung sepenuhnya program pemerintah itu. Apalagi pembahasan RPJMD Batubara sebagai acuan percepatan pembangunan sudah selesai dan akan dimulai pada tahun 2020. Agar pembangunan di Batubara dapat berjalan baik, maka seluruh masyarakat harus dapat menjaga situasi yang kondusif, sehingga apa yang diharapkan masyarakat dapat terwujud,” ucap Nasir.

Informasi dihimpun, dalam silaturahmi tersebut dihadiri 12 ormas yaitu, GP Ansor Batu Bara, PD Alwashliyah Batu Nara, PC PMI, HIMMAH, IPNU, BKPRMI , Karang Taruna, GPA, Organisasi Adat Batu Bara, Tarekat Nasabandiah, IPA serta PSM.

Silaturahmi itu juga disepakati beberapa poin, diantaranya; Menolak adanya gangguan kamtibmas yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu. Mendukung kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Batubara, Zahir – Oky untuk membangun Batu Bara dan mendukung Kapolres Batu Bara, AKBP Robin Simatupang dan jajaran yang telah mampu menjaga kondusifitas di Kabupaten Batu Bara serta dapat memeriksa dalang/oknum dibalik aksi unjuk rasa di Batu Bara.

Terpisah, Ketua Generasi Muda Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (GM Pekat-IB) Kab.Batu Bara Toha Muttaqien,SE melalui Bendahara, Dhoni Syahputra mengapresiasi dukungan moral yang dideklarasikan 12 OKP dan Ormas atas kepemimpinan Zahir-Oky sebagai Bupati dan Wakil Bupati Batubara. Menurutnya hal tersebut wajar dan sah-sah saja di negara demokrasi seperti Indonesia.

“GM Pekat-IB apresiasi langkah yang diambil rekan rekan juang OKP mendukung menambah kepercayaan diri maupun semangat Zahir-Oky dalam memimpin dan membangun Kab.Batu Bara. Namun kami ingatkan, bahwa tokoh publik Zahir-Oky yang memimpin karena dipilih rakyat jangan anti kritik, sebagai kepala daerah ataupun ‘orangtua’ bagi masyarakatnya Bupati dan wakil juga manusia biasa, yang bisa memiliki kekhilafan maupun kelalaian selama kepemimpinannya, disini tugas kami GM Pekat-IB sebagai sosial controlnya ataupun sebagai anak kepada orangtuanya akan tetap mengingatkan jika ada sesuatu yang salah atau perlu diperbaiki, apalagi itu menyangkut tentang hajad hidup banyak masyarakat, sebagai mahasiswa yang berhimpun di organisasi itu juga tugas kami dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” tegas Dhoni

Masih dikatakan Dhoni, bahwa di Indonesia sebagai negara Demokrasi mengatur tentang hak menyampaikan pendapat didepan umum.

“Undang-undang No.9 tahun 1998 mengatur tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum. Didalamnya sudah lugas berisi hak (kemerdekaan) maupun tanggung jawab sebagai warga negara Indonesia terkait beraspirasi. Tentunya harus dibaca agar bisa bersama sama mengetahui dan memahaminya”, ujar mahasiswa fakultas hukum Universitas Asahan itu.(**)