2018, Pemkab Asahan Targetkan Penerimaan SPPT PBB Rp13,1 M

oleh -195 views
Kepala Bappenda Asahan Drs H Mahendra menyampaikan laporan kepada Wabup H Surya

Kisaran – Pemerintah Kabupaten Asahan targetkan penerimaan Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2018 ini mencapai Rp13,1 miliar. Target ini berdasarkan dari jumlah lembar Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB-P2) sebanyak 209.201 lembar di Kabupaten Asahan.

Demi mendapat pencapaian atas target pajak daerah tersebut, petugas diminta mengekstensivikasikan serta melakukan validasi terhadap perbaikan data pajak dan penyusunan nilai objek pajak.

Demikian disampaikan Wakil Bupati Asahan H Surya BSc dalam bulan panutan pajak daerah tahun 2018 di halaman kantor Badan Pengelola Pendapatan Daerah, Kamis (3/5).

“PBB P2 ini merupakan sumber pendapatan asli daerah dan diperlukan kerja keras dari kita semua agar realisasi penerimaannya dapat dilakukan secara maksimal. Sehingga pajak yang terkumpul dapat menyokong pembangunan dan penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat,” kata Surya.

Di samping itu, wabup juga menyampaikan dalam upaya meningkatkan realisasi PBB P2 tidak hanya semata memungut nilai yang tertera dalam SPPT. Namun juga dilakukan pendataan objek pajak yang baru maupun objek yang mengalami perubahan.

“Kepada Badan Pengelola Pendapatan Daerah saya ingatkan bahwa penyesuaian nilai jual objek pajak yang sudah ditampung dalam APBD segera dilaksanakan dengan maksimal,” ujarnya.

Sebelumnya pencapaian PBB P2 di setiap kecamatan di Kabupaten Asahan telah tercapai target 100 persen, bahkan lebih pada tahun 2017 lalu. Bahkan, target diraih Kecamatan Sei Kepayang Timur yaitu 110,36 persen. Sementara yang terendah Kecamatan Aek Songsongan yaitu 100,32 persen.

Kecamatan Kisaran Barat merupakan kecamatan penyumbang terbesar dari 25 kecamatan di Kabupaten Asahan, yaitu Rp.2.622.000.000 atau 21% dari realisasi penerimaan PBB P2 2017.

Sedangkan kontribusi terendah yaitu Kecamatan Sei Kepayang Barat. Realisasi penerimaan PBB P2 Sei Kepayang Barat sebesar Rp31.042.648 atau 2,5% dari total penerimaan.

Sementara itu, Kapala Badan Pengelola Pendapatan Daerah Kabupaten Asahan Drs H Mahendra ditemui disela-sela kegiatan mengatakan, apabila masyarakat atau wajib pajak belum terdaftar sebagai objek pajak dan belum terbit SPPT PBB-P2 tahun 2018 ini, diminta untuk segera melaporkan ke UPT Pendapatan Daerah setiap kecamatan atau Bappenda Kabupaten Asahan.

“Marilah kita bersama-sama dan berpartisipasi dalam meningkatkan PAD khususnya dari sektor PBB-P2 yang merupakan tanggung jawab kita semua, baik selaku aparatur pemerintah maupun selaku warga masyarakat. Dan pada akhirnya, dapat meningkatkan pembangunan daerah serta menyejahterakan masyarakat,” imbuhnya. (A99)

No More Posts Available.

No more pages to load.