4 Tahun Menghilang Bocah Rafi Ahmad Ditemukan di Panti Asuhan,Begini Ceritanya..

oleh -325 views

Asahansatu || Berawal Pada Senin 8 Maret 2021 sekitar pukul 21.00 WIB, Bambang Irawan seorang kakek yang tinggal di Jl.Barokah VI Dusun V.A Desa Manunggal mendapat kabar dari Puput anak kandung Bambang Irawan bahwa ada seseorang yang tidak dikenal mengaku dari Salah satu Ormas datang menemui Puput dan suaminya Suandi di Jl.Perak Kota Bangun Medan Labuhan, meminta Foto Copy KTP dan Kartu Keluarga untuk kepentingan mengurus Anak mereka yang dipungut oleh pasangan suami isteri bernama Andi Purba dan Diana Pasaribu, dengan tujuan untuk kepentingan mengambil anaknya ditempat yang masih dirahasiakan, berhubung anak yang diasuh Andi Purba dan Diana Pasaribu diduga dianiaya oleh sepasang Pasutri yang pernah di proses dan ditahan di kantor Polisi.

Setelah ditelusuri dari Berita tentang penganiayaan anak umur 4 tahun oleh Paman dan Bibinya sebagaimana diberitakan Tribun 23 Oktober 2020

Bambang Irawan selaku kakek kandung Rafi Ahmad saat mendengar berita bahwa cucunya di titip disalah satu Panti Asuhan yang dirahasiakan oleh Mr X yang berjanji mengurus pengembalian cucunya yang telah hilang selama 4 tahun.

Dikarenakan Mr X ingkar janji pada Hari Selasa (09/03) maka Bambang Irawan bersama Rahmat Langkat dan Abdul Khaidir dan M.Hariyanto Simanjuntak bersama orang tua kandung Rafi Ahmad bernama Suandi dan Puput didampingi Danjen Passus Ginra pada Rabu (10/03) sekitar pukul 09.20 WIB mencoba menemui pihak Polsek Sunggal untuk mencari tahu dimana dititipkan Rafi Ahmad Anak umur 4 Tahun yang dianiaya yang mengaku sebagai Bibi dan Pamannya.

Saat di ruang Min Reskrim Polsek Sunggal, Bambang Irawan dan keluarganya di arahkan petugas Polri agar ke Panti Asuhan SOS dimana si Rafi Ahmad dititipkan melalui Dinas Sosial.

Kemudian dengan sigap Bambang Irawan dkk meluncur ke Panti Asuhan SOS untuk menemui Pengurus Panti Asuhan tersebut.

Sekitar pukul 11.10 WIB Bambang Irawan dan keluarganya bertemu dengan salah seorang Pengurus Panti Asuhan SOS.

Salah seorang Pengurus Panti Asuhan SOS membenarkan bahwa Raffi Ahmad ada dititipkan di Panti Asuhan SOS sejak terjadinya insiden Penganiayaan terhadap Raffi Ahmad yang ditangani oleh Polsek Sunggal, yang mana beritanya telah viral di Youtube dan Medsos pada 23 Oktober 2020.

Setelah mendapatkan keterangan yang akurat dari pihak Panti Asuhan SOS, maka Bambang Irawan Kakek Rafi Ahmad bersama Ayah dan Ibu Kandung Rafi Ahmad didampingi keluarga lainnya diarahkan ke Kantor Dinas Sosial, apabila ingin menemui Raffi Ahmad anak malang usia 4 tahun yang disiksa Pasutri .

Untuk tidak membuang buang waktu lagi, dikarenakan sangat Rindunya seorang kakek yang selama 4 tahun telah lelah mencari dimana keberadaan cucunya, maka langsung tancap gas menuju Kantor Dinas Sosial Medan, untuk menemui PekSos yang menangani kasus Penganiayaan anak dibawah umur sebagaimana dialami Raffi Ahmad umur 4 tahun.

Setiba di Kantor Dinas Sosial Kota Medan, Bambang Irawan mendampingi Ayah dan Ibu Kandung Rafi Ahmad menemui seseorang yang PekSos yang diarahkan oleh Pengurus Panti SOS, namun PekSos tersebut sedang ada tugas diluar kantor, maka saat ini dengan sabarnya Bambang Irawan bersama Ayah dan Ibu Kandung Rafi Ahmad masih sabar menunggu PekSos tersebut, guna dapat izin untuk mendampingi dan menjenguk Raffi Ahmad di Panti Asuhan SOS, sesuai prosedur.

Sambil memperlihatkan Surat Keterangan Lahir No.01/KPS/V/2017 tertanggal 2 Mei 2017, tertulis di dalam surat Keterangan Lahir RAFI AHMAD adalah merupakan anak kandung ke-empat dari Pasutri Suandi dan Putri Nur Khaerani ( anak Kandung Bambang Irawan).

Surat Keterangan Lahir dikeluarkan oleh Klinik Pratama Salbiyana ditanda tangani Bidan Hj.Salbiyana, AmKeb,SKM.(HS)