Baru Setahun, Proyek Rp 2,6 M Revitalisasi Fisik Pasar Tradisional Simpado Batu Bara Rusak

oleh -476 views

Asahan Satu || Persis berumur satu tahun, Plafon bangunan Pasar Tradisional Desa Simpang Dolok, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara kupak – kapik, tidak ada angin kencang, maupun gempa, di duga proyek yang menelan biaya 2,6 M, terkesan kurang matang perencanaannya. Sabtu (09/01/2021).

Tim wartawan Warung Apresiasi Pers (Wappres) Mukhlis Aci saat dilokasi mengatakan, semula plafon yang runtuh hanya bahagian ujung, dan diketahui warga sekira pukul 07.30 WIB, bangunan plafon tersebut ambruk, ujarnya.

Aci menyebutkan, karena kondisi plafon yang lainnya juga labil, oleh pekerja di runtuhkan untuk di renovasi ulang, sebutnya.

Salah seorang tukang yang memperbaiki plafon, Madi, mengatakan, kemungkinan gipsum nya lembab, dan sehingga paku penahannya tidak kuat karena beratnya gipsum, kilahnya.

Madi di perintahkan oleh seseorang atas nama Surya, untuk memperbaiki plafon yang hancur.

Di duga Surya adalah salah satu oknum rekanan pemborong pekerjaan pembangunan Pasar Tradisional Simpang Dolok, setahun yang lalu. Dan pihak rekanan bertanggung jawab untuk memperbaiki seperti yang di harapkan.

Proyek yang di tender tersebut di menangkan oleh CV. Rizky Anugrah Karya, yang di anggarkan melalui APBD Kabupaten Batu Bara melalui Dinas Koperasi dan UKM, dengan pagu Rp. 2.616.996.000, pada tahun 2019.

Ambruknya plafon Pasar Tradisional Simpang Dolok, menjadi perbincangan hangat di media sosial, dan pergunjingan warga di seputaran Simpang Dolok.

Pembangunan yang terkesan kurang matang perencanaannya, terjadi di depan para petinggi – petinggi pemerintahan yang banyak bermukim di Simpang Dolok (Simpado). (Plk)

No More Posts Available.

No more pages to load.