Bea Cukai Teluk Nibung Musnahkan Barang Impor Ilegal

oleh

Asahansatu || Kantor pengawasan dan pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Teluk Nibung musnahkan barang impor ilegal di halaman gudang Bea Cukai Desa Bagan Asahan, Kecamatan Tanjungbalai, Kabupaten Asahan. Kamis (19/10/2023)

Dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai Community Protector, Bea Cukai Teluk Nibung menyelenggarakan pemusnahan barang milik negara (BMN) dari berbagai jenis barang yang sebelumnya merupakan barang hasil penindakan dibidang kepabeanan dan cukai.

Adapun jenis barang yang dimusnahkan terdiri dari 4.092.480 batang rokok ilegal atau barang kena cukai hasil tembakau, 783 ballpres dan 5 kotak pakaian bekas, 94 ballpres dan 20 kotak sepatu bekas, 38 pcs ban sepeda motor bekas, 2.152 pcs produk olahan makanan, minuman, bumbu serta shampoo, 15 kotak dan 10 pcs obat-obatan dengan perkiraan total nilai mencapai Rp. 8.069.967.000 dengan kerugian negara mencapai Rp. 4.673.843.620,-.

Kepala Kantor Bea Cukai Teluk NibungNurhasan Ashari menjelaskan bahwa pemusnahan barang tersebut berdasarkan dari penindakan Bea Cukai Teluk Nibung sejak mei 2021 hingga juni 2023.

“Dengan adanya kegiatan pemusnahan ini diharapkan dapat memberikan efek jera kepada para pelaku pelanggaran agar hal serupa kedepannya dapat diminimalisir,” ujar Nurhasan Ashari.

Nurhasan Ashari juga menegaskan bahwa pemusnahan ini merupakan bukti nyata komitmen dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dari barang-barang ilegal.

“Komoditi pakaian bekas dan sepatu bekas ini juga selaras dengan arahan presiden Republik Indonesia terkait penanganan barang impor ilegal yang dapat mengganggu industri tekstil dalam negeri,”ucapnya.

“Larangan impor sudah diatur dalam peraturan menteri perdagangan (Permendag) nomor 51/M-DAG/PER/7/2015 tentang larangan impor pakaian bekas dan permendag nomor 40 tahun 2022 tentang barang dilarang ekspor dan barang dilarang impor,” lanjut Nurhasan Ashari.

Ashari juga mengatakan, bahwa kegiatan pemusnahan ini juga sebagai implementasi pengelolaan barang hasil penindakan kepabeanan dan cukai dengan tujuan agar barang-barang ilegal tersebut tidak bisa digunakan atau dimanfaatkan kembali sesuai dengan peraturan menteri keuangan (PMK) nomor 178/PMK.04/2019 dan peraturan menteri keuangan (PMK) nomor 39/PMK.04/2014.

Sementara itu, barang-barang impor ilegal tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar ke dalam lubang di gudang Bea Cukai.

Kegiatan pemusnahan barang impor ilegal tersebut juga dihadiri oleh kepala kanwil DJBC Sumut Parjiya, Kepala Kanwil DJKN Sumut, Kepala DJP Sumut II, Kepala KPKNL Kisaran, Kapolres Tanjungbalai AKBP. ahmad Yusuf Afandi. SIK. MM, Komandan Pangkalan TNI AL TBA, Kepala Kejari Tanjungbalai, Kepala Kejari Asahan, Walikota Tanjungbalai, Loka Pom Tanjungbalai, Camat dan Kades Bagan Asahan serta para tamu undangan dan awak media.(HNS)

No More Posts Available.

No more pages to load.