MEDAN — Euforia semangat ditahun politik sering kali membuat kita lupa diri, peringatan dari berbagai pihak sudah berulang kali disampaikan, seperti melalui lembaga-lembaga penyelengara dan lain sebagainya. Kamis, (28 Juni 2018).
Namun hal berbeda yang terjadi pada akun facebook milik Togu Manurung selaku pegawai BUMN di PTPN IV Kabag Pemasaran dan Pengolahan. Ia menyatakan dukungannya atau keberpihakannya secara terang-terangan, mendukung salah satu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur sumatera utara.
“YANG BELUM DAPAT UNDANGAN SURAT SUARA (C6) SUPAYA PRO AKTIF MEMINTA KE KEPLING/CAMAT. SATU SUARA DAPAT MEMBAWA SUMUT KEARAH PERUBAHAN. SALAM DJOSS. NO 2” Terangnya didalam akun sosial media facebook miliknya pada tanggal 24 Juni 2018 pukul 23.44.
Pernyataan dukungan ini bukan hanya sekali dilakukan oleh Togu Manurung melalui akun facebooknya, mulai sejak tanggal 7 Januari 2017 dia sudah memposting kiriman dukungan politik praktis ke salah satu pasangan calon gubsu.
Karena dianggap menyalahi aturan, postingan ini pun banyak menuai cibiran dari berbagai kalangan, salah satunya tokoh muda di sumatera utara Khairul Anhar Harahap Ketua Generasi Muda PEKAT-IB Prov.Sumatera Utara.
Ia mengatakan “Postingan itu tidak pantas dilakukan oleh pengawai Badan Usaha Milik Negara atau BUMN, karenakan sesuai ketentuan Undang-Undang seharusnya beliau itu bersikap netral dan tidak terlibat dalam politik praksis” ujarnya.
Dalam rangka menindak lanjuti hal ini, GM Pekat-IB Sumut mendesak Pimpinan PTPN IV untuk segera memecatnya sebagai penindakan disiplin.
“Kami sudah pegang screnshoot jejak rekam digitalnya dan secepatnya kita akan masukkan sebagai laporan ke Bawaslu sebagai wujud pelanggaran pilkada, dan akan kita tembuskan juga ke kementerian terkait agar segera diproses, dan kita berharap agar Togu Manurung segera dipecat” tutupnya.
Sementara itu, konfirmasi pihak awak media sudah berulangkali dicoba kepada Togu Manurung Kabag Pemasaran dan Pengolahan PTPN IV Medan ini, namun tidak ada respon balasan. Melalui telpon seluler, SMS, WA juga tidak kunjung dibalas hingga berita ini diterbitkan.(**)

