BKM AW Pasar Baru Gelar Maulid Nabi Muhammad 1445H dan Berikan Santunan

oleh

Asahansatu || Badan kemakmuran masjid (BKM) Al Washliyah Pasar baru melaksanakan peringatan hari besar Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 H / 2023 M, pada hari selasa malam 17 Oktober 2023 di jalan D.I Panjaitan, Lk. I, Kel. Pasar Baru, Kec. Sei Tualang Raso, Kota Tanjungbalai.

Adapun rangkaian Maulid Nabi Muhammad saw yang dilaksanakan bkm serta panitia Masjid Al Washliyah diawali dengan pembacaan wahyu ilahi oleh Surya Darma S.Pdi Memberikan santunan berupa beras kepada kaum dhuafa, fakir miskin dan anak yatim, petugas kebersihan/penjaga masjid Al washliyah, bilal mayit SKUA pasar baru serta guru mengaji sebanyak 40 orang.

Dodi Junaidi SE selaku ketua BKM dan SKUA masjid Al washliyah, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada BKM, panitia, serta masyarakat yang telah membantu kegiatan tersebut baik dari moril maupun materil.

“Semoga pada peringatan maulid tahun depan kita bisa menambah bingkisan tersebut menjadi sembilan bahan pokok (sembako), maka dari itu kami sangat berharap masyarakat kel. Pasar baru dapat mensupport kegiatan positif yang kami lakukan seperti malam ini,” ucapnya.

Dodi juga menyampaikan bahwa pembayaran SKUA masjid Al Washliyah akan ada petugas yang akan mengantar kartu kerumah-rumah anggota ketika ada kemalangan dan di bayar langsung saat malam takziah, program tersebut bertujuan untuk tetap menjalin silaturahmi.

“Aturan tersebut dibuat bukan untuk merepotkan namun bertujuan untuk tetap menjaga dan meningkatkan silaturahmi yang jumlah anggota skua 286 orang. Masuk ke skua Al washliyah jangan hanya berpikir tentang fasilitas yang ada di masjid kita, namun untuk menjalin silaturahmi,” ujarnya.

Ustadz Taufik Azhar. S.Pd. I, M.Pd. Saat menyampaikan tausiah nya mengatakan bahwa mutiara Rasulullah yang dicabut malaikat jibril yang memiliki makna bahwa sesama manusia harus ada rasa saling mencintai, rasa kepedulian terhadap fakir miskin atau kepada sesama.

“Bahwa kita manusia harus memiliki sifat sabar dan kepedulian terhadap sesama yaitu fakir miskin, kaum dhuafa dan anak yatim, zuhud dan warak sudah hilang dari para ulama,” ucap Ustadz Taufik pada tausiah nya.(HNS)