Bupati Zahir: Jika Saya Meninggal Dunia Karena di Vaksin Covid-19 Warga Batu Bara Jangan di Suntik

oleh -452 views

Asahan Satu || Sebagai orang nomor satu di Kabupaten Batu Bara, Ir. Zahir. MAP, telah mempersiapkan diri menjadi orang pertama menjalani Vaksinasi Covid – 19. Vaksinasi di laksanakan di rumah dinas Bupati Batu Bara, di Compleks Perumahan Inalum, Tanjung Gading, Kecamatan Sei Suka, Batu Bara. Kamis (04/02/2021).

“Hari ini saya di suntik Vaksin Covid – 19, orang pertama di Batu Bara, kalau saya meninggal dunia, warga Batu Bara jangan di suntik,” ucap Zahir setelah hampir satu jam di suntik.

Bupati Zahir juga menghimbau agar warga tidak perlu takut untuk di vaksin, karena tidak ada pengaruh apapun, vaksin Sinovac yang di suntikkan dalam kondisi steril dan halal, himbau Zahir.

Usai di suntik 30 menit, Wakapolres Batu Bara, Kompol Rudy Chandra mengatakan, tidak ada masalah apapun, tidak ada rasa pusing, tidak mual, badan saya tetap Fit, ujarnya dengan santai.

Angkatan pertama yang akan di suntik adalah Aparatur Sipil Negara termasuk tenaga honorer, Dinas Kesehatan adalah OPD yang pertama di lakukan vaksinasi, dan selanjutnya bertahap dengan dinas yang lainnya. Setelah itu baru untuk keseluruhan masyarakat Batu Bara, tambah Zahir.

Tidak hanya Bupati Zahir yang disuntik, masih ada puluhan Forkopimda Batu Bara yang di vaksin di tempat yang sama.

Wakapolres Batu Bara, Kompol Rudy Chandra, Kabag Ops, Kompol Hendry Barus, juga di vaksin covid – 19 diikuti oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batu Bara, Kajari, Dandim, Danyon, Danlanal TBA, Ketua Ormas Islam dan Kristen, dan Organisasi Perangkat Daerah Pemkab Batu Bara.

Sebelum dilakukan tahap vaksinasi, terlebih dahulu di lakukan registrasi, dan cek kesehatan, bagi yang kondisi tensinya di atas 140, di tunda untuk vaksinasi dan di lakukan pemulihan sampai turun di bawah 140.

Tenaga Vaksinator adalah tenaga medis dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batu Bara, dr. Omar Sazali Adli, yang telah mendapat kepercayaan dari Dirut RSUD Batu Bara, dr. Wahyu Nugraha dan Kadis Kesehatan Batu Bara, drg. Wahid Kusyairi.

Kepala Dinas Kesehatan Batu Bara mengatakan, bagi yang telah di selesai melakukan vaksin, di beri Sertifikat Vaksinasi Covid 19, dari Penanganan Ekonomi Nasional (KPC PEN), sebagai bukti orang yang bersangkutan sudah di Vaksin Covid – 19, ujarnya.

Kegunaanya, apa bila hendak bepergian keluar daerah tidak perlu lagi melakukan Rapid tes ataupun Swab, namun tetap melaksanakan protokol kesehatan, sampai ada pemberitahuan resmi dari pemerintah yang menyatakan bebas, pungkas Wahid. (Plk)