Curah Hujan Tinggi, 14 Desa dari 7 Kecamatan di Asahan Terendam Banjir

oleh -1.224 views

ASAHAN — Curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Asahan sepekan terakhir, mengakibatkan beberapa Desa di wilayah Kabupaten Asahan terendam banjir. Rabu(29/1)

Hal itu dikatakan oleh Khaidir Sinaga selaku Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Asahan, bahwa sejak tanggal 28 hingga 29 Januari 2020, intensitas curah hujan di Kabupaten Asahan sangat tinggi sehingga mengakibatkan meluapnya beberapa titik aliran sungai yang ada di Kabupaten Asahan.

“Hujan deras menyebabkan air sungai meluap di beberapa titik, dampak lain juga menyebabkan tanah longsor dan pohon tumbang,”ujarnya dalam penyampaian laporan situasi terkini bencana daerah di Kabupaten Asahan kepada wartawan.

Dalam laporannya, Ia menjelaskan beberapa titik yang terkena banjir di Kabupaten Asahan.

“Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Kecamatan Buntu Pane, Kecamatan Setia Janji, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kecamatan Aek Songsongan, dan Kecamatan Aek Ledong,” jelas Khaidir Sinaga.

Selain itu, air yang menggenangi beberapa Desa dan Kelurahan yang ada di wilayah Pemerintahan Kabupaten Asahan juga terdapat beberapa pohon tumbang dan adanya longsor di beberapa titik.

“Setidaknya ada tujuh (7) Kecamatan di 14 Desa mengalami kebanjiran. Namun, tim BPBD Asahan sudah disebar untuk melakukan tindakan – tindakan preventif dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak,” katanya.

Selain itu, tim BPBD Asahan juga telah melakukan inventarisir daerah yang terdampak dan dilanda kerusakan yang dialami oleh masyarakat.

“Seperti asset, dan sarana infrastruktur milik Pemerintah Kabupaten Asahan,” ungkapnya.

Terjadinya banjir yang melanda wilayah kabupaten Asahan diakibatkan, adanya pendangkalan sungai yang melintasi wilayah tersebut.

“Dan ada juga saluran – saluran parit yang tersumbat. Kami juga sudah melakukan koordinasi bersama unsur Forkopimda Asahan, serta melibatkan masyarakat dalam penanganan,” terang Khaidir Sinaga.