Dijenguk, Kapolri memberi kenaikan pangkat Kompol Farid korban pembacokan teroris

oleh -210 views

Riau – Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian memberikan penghargaan kepada dua polisi penembak mati empat teroris saat terjadi penyerangan di Markas Kepolisian Daerah Riau pada Rabu, 16 Mei 2018. Kenaikan pangkat juga diberikan kepada dua anggota Polda Riau yang terluka dan seorang polisi yang meninggal dalam penyerangan itu.

“Saya memberikan penghargaan bagi anggota, baik yang jadi korban maupun yang melumpuhkan teroris,” kata Tito di Mapolda Riau, Pekanbaru, Kamis, 16 Mei 2018.

Polisi yang mendapatkan kenaikan pangkat adalah Direktur Lalu Lintas Polda Riau Komisaris Besar Rudy Syafuddin menjadi bintang satu. “Karena belum ada jabatan yang kosong, maka sementara saya berikan pin emas dulu,” kata Tito.

Kapolri menjelaskan memberikan penghargaan kepada Kombes Rudy karena keberaniannya mengambil tindakan tegas ketika terjadi serangan di Polda Riau. Saat itu, Rudy menembak mati tiga terduga teroris yang melakukan serangan di Polda Riau.

Anggota Polda lain yang juga mendapat kenaikan pangkat adalah Hartib II Provos Polda Riau Brigadir Kepala JB Panjaitan. Dia naik pangkat menjadi Ajun Inspektur Dua. “JB Panjaitan berani melumpuhkan satu tersangka,” ujarnya.

Kapolri juga memberikan kenaikan pangkat luar biasa kepada tiga korban penyerangan teroris, baik yang terluka maupun yang gugur. Dua polisi yang terluka, yakni Komisaris Farid Abdullah naik pangkat menjadi Ajun Komisaris Besar dan Brigadir Jhon Hendrik menjadi Ajun Inspektur Dua.

“Saya juga berikan kenaikan pangkat luar biasa kepada Aipda Auzar yang gugur,” tukasnya.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan pemberian kenaikan kepada anggota Polda Riau ini sebagai bentuk penghargaan atas keberanian menindak teroris. Penghargaan ini dinilai sebagai motivasi dan semangat para anggota Polri agar tetap berani menghadapi ancaman teroris.

Ditempat terpisah Kapolri menjenguk AKBP Farid korban penyerangan teroris di RS. Bhayangkari Riau, dan langsung memberian kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi (sebelumnya Kompol dan sekarang AKBP) yang secara simbolis diterima oleh istri AKBP Farid (yang mengenakan cadar).

AKBP Farid adalah korban penyerangan teroris di Polda Riau mengalami luka bacok di leher dan kepala bagian belakang.(A-1)

No More Posts Available.

No more pages to load.