Disporapar Pemko Tanjung Balai Penggal Gaji PHL Rp700 Ribu per Orang

oleh -225 views

Asahansatu || Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Pariwisata Kota Tanjungbalai di duga melakukan Pemotongan Gaji Puluhan Staf Honorer di Lingkungan Dinas Disporapar Tanjungbalai,(Kamis,10/6/2021).

Tidak tanggung-tanggung, pemotongan Gaji ini, hingga mencapai Rp 700.000. Informasi yang berhasil dihimpun dari Staf Pengawai Honorer, Selasa (8/6/2021), dilakukan Pemotongan Gaji Pegawai Honorer ini menjadi beban berat bagi mereka, karena disamping pemotongan gaji, mereka juga harus Kerja Overtime dari jadwal yang telah ditetapkan Setiap Minggunya.

“Kami kadang merasa sedih gaji kami dipotong, karena gaji kami bukanlah seberapa dipotong pula, kamipun tidak tau ntah apa alasan gaji kami dipotong begitu besarnya,” Ungkap seorang Pegawai Honorer yang tidak bersedia disebut namanya.

Belum lagi adanya pengancaman akan melakukan Pemecatan yang diterima Para Staf PHL, apabila tidak melaksanakan Kebijakan yang telah ditetapkan Kepala Dinas Disporapar Kota Tanjungbalai, Siman. S.H,(SM).

Masih menurut Pegawai Honorer ini, Kebijakan Pemotongan gaji merugikan Staf PHL Dinas Pariwisata Kota Tanjungbalai. Dan pemotongan berbeda-beda setiap Tenaga Honor dilingkungan Disporapar Kota Tanjungbalai.

“Padahal Pemerintah Kota Tanjungbalai sendiri tidak pernah menerapkan Peraturan seperti yang diterapkan oleh SM, dan pemotonganpun berbeda-setiap tenaga honor. Bahkan, ada tenaga honor yang jarang masuk tidak dipotong sama sekali, apa karena mereka dekat dengan pak kadis?”,sambungnya.

Saat wartawan Asahansatu mengkonfirmasi Kepala Dinas Disporapar Kota Tanjungbalai Via WhatsApp, akan informasi keluhan yang dialami oleh Para Pegawai Honorer tersebut, Kepala Disporapar Kota Tanjungbalai tidak membalas pesan tersebut.

Tidak sampai disitu, Yasri. S. A. P Bendahara Disporapar Kota Tanjungbalai saat dikonfirmasi Via WhatsApp, juga tidak menanggapi pesan tersebut. Sampai berita ini diturunkan, belum ada balasan dari SM dan YS. (HNS).

No More Posts Available.

No more pages to load.