Doa Warga Nelayan Kuala Indah Terkabul, Akses Jalan Utama di Hotmix, Matsyah: Terimakasih Bupati Zahir

oleh -480 views

Asahan Satu || Sebelumnya tidak pernah tersentuh oleh kado pembangunan infrastruktur, namun di akhir tahun 2020, akses jalan protokol menuju Pantai Kuala Tanjung Indah, Desa Kuala Indah, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara sudah mulus.

Kepala Desa Kuala Indah, Matsyah, kepada wartawan mengatakan, atas nama warga Desa Kuala Indah, mengucapkan ribuan terima kasih kepada Bupati Batu Bara, Ir Zahir. MAP, yang telah mengabulkan permintaan warganya, “sepuluh jari saya aturkan sembah, terima kasih kepada Allah SWT, kepada Bupati Batu Bara, Ir. Zahir MAP atas di kabulkannya permintaan masyarakat kami,” ucapnya. Sabtu (16/01/2021)

Lanjut Matsyah, ada dua titik akses jalan protokol menuju pantai yang di aspal hotmix, 1450 meter dan 1890 meter, total 3340 meter, ” jumlah yang signifikan dalam kepemimpinan saya saat menjadi kepala desa,” sebutnya dengan bangga.

Ini semua berkat doa dari seluruh warga Kuala Indah, para tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda dan pemerintahan desa Kuala Indah, yang tak bosan – bosannya mengajukan permohonan perbaikan jalan, lewat Musrenbang Desa, dan kami kawal sampai ke tingkat Musrenbang Kabupaten, jelas Matsyah.

Sebahagian warga dusun Padang Serunai adalah nelayan tradisional, dan pencari kepah juga kerang, dengan mulusnya akses jalan utama ini, dapat meningkatkan perekonomian warga, karena semakin mudah menjual hasil nelayan keluar daerah, ini salah satu nilai plusnya bagi warga, ulas Matsyah.

Tahun depan kita juga akan mengusulkan pembangunan jalan sampai bibir pantai, mohon doa dan restunya, harap Matsyah.

Hal senada juga di sampaikan oleh salah seorang tokoh pemuda Desa Kuala Indah, Muhammad Affandi, tidak ada kata yang pantas kami ucapkan selain, “ribuan terima kasih kami kepada Bupati Zahir, semoga Bupati senantiasa dalam kondisi sehat walafiat, sukses selalu, ungkapnya.

Satu hal di balik pembangunan jalan protokol ini, “ini adalah kado terbaik buat Kepala Desa Matsyah di awal periode yang kedua, telah mampu menunjukkan kerja nyatanya, bukan janji tapi bukti,” pungkas Fandi.