Harga TBS Sawit Naik Lagi, Ini Harga Tiap Kabupatennya

oleh -1.850 views

ASAHAN — Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit Sumatera Utara terus naik. Tim Penetapan Harga TBS Provinsi yang terbentuk berdasarkan SK Gubernur Sumatera Nomor 188.44/215/KPTS/2017 menetapkan harga TBS Provinsi Sumatera Utara (Sumut) untuk periode 13-19 Februari 2019 tertinggi untuk umur 10-20 tahun sebesar Rp 1.541,86/Kg. Harga penetapan ini naik dibandingkan pekan lalu senilai Rp 1.536,34/Kg.

Secara rinci, penetapan harga TBS untuk:
Umur 3 tahun Rp 1.197,28 per kg
Umur 4 tahun Rp 1.309,79 per kg
Umur 5 tahun Rp 1.383,81 per kg
Umur 6 tahun Rp 1.422,79 per kg
Umur 7 tahun Rp 1.436,72 per kg
Umur 8 tahun Rp 1.473,99 per kg
Umur 9 tahun Rp 1.502,70 per kg
Umur 10-20 tahun Rp 1.541,86 per kg
Umur 21 tahun Rp 1.538,42 per kg
Umur 22 tahun Rp 1.517,33 per kg
Umur 23 tahun Rp 1.501,67 per kg
Umur 24 tahun Rp 1.449,86 per kg
Umur 25 tahun Rp 1.403,47 per kg

Kemudian harga rata-rata minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) lokal dan ekspor naik menjadi Rp 7.104,20 per kg. Untuk rata-rata harga kernel lokal Rp 4.595,38 per kg. Faktor K adalah 84,80%.

Sementara itu, harga TBS di tingkat petani di sejumlah daerah di Sumut, yakni:
1. Langkat Rp 1.100 per kg
2. Deliserdang Rp 1.150 per kg
3. Serdang Bedagai Rp 1.200 per kg
4. Simalungun Rp 1.100 per kg
5. Batubara Rp 1.150 per kg
6. Asahan Rp 1.140 per kg
7. Labuhanbatu Utara Rp 1.200 per kg
8. Labuhanbatu Rp 1.050 per kg
9. Labuhanbatu Selatan Rp 1.100 per kg
10. Padanglawas Selatan Rp 1.100 per kg
11. Padanglawas Rp 1.100 per kg
12. Tapanuli Tengah Rp 1.220 per kg
13. Mandailing Natal Rp 1.100 per kg
14. Tapanuli Selatan Rp 1.100 per kg

Ketua DPW Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Sumut, Gus Dalhari Harahap mengatakan, harga rata-rata TBS di tingkat petani cukup beragam. “Memang naik dibandingkan pekan lalu. Kita berharap bisa terus naik,” katanya, Kamis (14/2/2019).

Begitupun, tambah Gus, pabrik diharapkan bisa menjadikan harga penetapan TBS sebagai acuan harga di tingkat petani.

Sumber: Medanbisnisdaily