Hendrik: Kisruh Pengelolaan Pasar Desa Mandoge Resahkan Pedagang

oleh -510 views

Asahansatu || Terkait kisruh kepengurusan pengelola pasar desa yang terjadi di Desa Bandar Pasir Mandoge Kabupaten Asahan, tokoh pemuda Desa Mandoge yang juga pengurus Generasi Muda Perkumpulan Persaudaraan Masyarakat Asahan (DPP GM PPMA) Divisi UMKM dan Kesejahteraan Masyarakat, Badirik Herianto Sirait, angkat bicara. Sabtu (26/6/2021).

Berawal dari terbit nya surat edaran kepala desa bandar pasir mandoge No.140/67 poin 5 yang disebut penghentian sementara waktu aktivitas jual beli di pasar desa, pada tanggal 02 Juni 2021 di tujukan kepada pedagang pasar desa. Namun berselang beberapa hari setelah surat itu beredar, maka terbit pula surat pemberitahuan oleh Camat Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Drs.Poniman,MAP untuk tetap melakukan kegiatan jual beli di pasar desa tersebut, tertuang dalam surat Nomor 140/556, pada tanggal 08 Juni 2021.

Menyikapi hal itu Hendrik menilai bahwa aksi surat menyurat tersebut sudah menimbulkan keresahan dan kebingungan di masyarakat khususnya para pedagang.

“Pasalnya bila Perdes tentang pengelola pasar desa tidak secepat nya terselesaikan maka yang menjadi korban adalah para pedagang dan juga masyarakat pembeli yang kebutuhan sembako sehari-hari nya di dapat dari pasar desa”,terang Hendrik.

Selanjutnya Hendrik berharap agar ketegasan Kepala Desa, BPD dan Pihak Kecamatan mampu dengan kepala dingin dan musyawarah mufakat menyelesaikan persoalan Perdes yang dampaknya bisa menghambat aktivitas roda perekonomian, serta mendukung pengusutan pelanggaran hukum pungutan liar di pasar desa tersebut.

Kepala Desa BP Mandoge Kec. Mandoge, Asahan, Irwadi, saat di konfirmasi Asahansatu mengatakan bahwa Peraturan Desa (Perdes) terkait pengelolaan pasar desa akan segera terealisasi. “Insya Allah dlm waktu dekat ini selesai perdes nya bg”, terang Irwadi melalui pesan WhatsApp.(SFN)

No More Posts Available.

No more pages to load.