Huru-Hara Warung Tuak, Pelanggan Babak Belur Dikeroyok

oleh

Asahansatu || Huru-hara kembali terjadi di warung tuak dipicu masalah pesan peyek untuk tambul minum tuak, Antoni (52) Warga Desa Sei Semujur, Kecamatan Laut Tador, dikeroyok oleh pemilik warung tuak dan pelanggan lain hingga babak belur, di Dusun Pondok, Desa Perkebunan Tanjung Kasau, Kecamatan Laut Tador, Batu Bara.

Kapolsek Indrapura, AKP Jonni Damanik, melalui Kanit Reskrim, Iptu Jimmy Sitorus, membenarkan peristiwa tersebut dan telah mengamankan 2 orang pelaku. Senin (06/03/2023).

Disebut Jimmy, dua orang yang diamankan satu diantaranya pemilik warung tuak, satu orang lagi masih dalam pengejaran.

“Dua pelaku yang diamankan, Riadi (43) warga Dusun III Desa Meranti Paham Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhan Batu dan Umar Dani (40) Warga Dusun III, Desa Laut Tador, Batu Bara,” jelas Jimmy.

Kejadian pengeroyokan di warung tuak Minggu (05/03) sekira jam 22.00. Wib dan korban Antoni membuat laporan Senin (06/03).

“Pada malam tersebut, korban memesan peyek untuk tambul minum tuak Kak Emi dan di antar oleh adik perempuan pemilik warung. Korban pun langsung membayar dengan uang 50 ribu namun tidak ada kembalian korban minta ditukarkan,” ungkap Jimmy.

Diduga sudah dalam kondisi mabuk tuak, Herman, abang dari pemilik warung tuak langsung memukul korban dibantu oleh Riadi dan Umar Dani.

“Riadi dan Umar Dani kini masih ditahan di di Polsek Indrapura sementara Herman masih dalam pengejaran petugas,” tutup Iptu Jimmy Sitorus.(PLK)