ILUNI UI Dorong Alumninya Maju Pilpres, YUSRIL: Saya Siap

oleh -373 views

JAKARTA – Tokoh senior Alumni UI (Universitas Indonesia), Fahmi Idris mendorong salah satu tokoh di almamaternya untuk bisa maju dalam Pilpres 2019 guna merebut kursi Presiden atau Wakil Presiden.

Pasalnya, meski UI dan alumninya sudah menjelma menjadi lembaga yang gagah dan ditakuti, namun dua kursi itu belum pernah diraih.

“UI ini namanya luar biasa, tokoh-tokohnya luar biasa, Tapi kok tidak ada yang tampil sebagai presiden. Wapres, kalo lah Pak Budiono di anggap UI ya baru dia. Tapi yang benar profesor Budiono itu dari gajah mada. Jadi wapres (Alumni UI) pun tidak ada,” katanya dalam acara diskusi Urun rembug Alumni UI dengan Tajuk “Mencari Pemimpin Baru: Quo Vadis Reformasi Kini, di Jakarta, Senin (28/5/2018).

“Kalau mencari tokoh baru jangan jauh-jauh, dilingkungan kita saja UI, sudah cukup. Jangan yang terlalu tua, Ini adik saya tokoh-tokoh besar. Dua duanya adik saya. Fahri (Fahri Hamzah dan Yusril (Yusril Ihza Mahendra),” lanjutnya.

Senada dengan Tokoh Alumnus FE UI tahun 1969 itu, Alumni UI lainnya, Ichsanuddin Noorsy, juga mendukung salah satu tokoh almamaternya bisa maju dalam Pilpres 2019 guna meraih kursi RI 1 atau RI 2.

“Saya terus terang, kita dorong Yusril. Diantara kita yang hadir, kalau kita mau di 2019 siapa yang bisa dipasangkan siapa?,” katanya.

Dilansir dari Timesjakarta, Menurutnya mantan Menteri Sekretaris Negara, Yusril Ihza Mahendra telah menunjukan reputasinya di pentas nasional dan internasional.

“Yusril sudah buktikan reputasi intelektualnya. Makanya saya ajak kita jagain yusril. Terserah yusril punya duit berapa, tapi lawan menurut sepengetahuan saya sudah punya 19 Triliun. Tapi kasus Anies lawan Ahok ternyata duit bukan jadi ukuran,” katanya.

Menanggapi dukungan Keluarga ILUNI UI itu, Yusril pun mengaku siap mengemban kepercayaan rekan-rekan almamaternya.

“Terima kasih sudah di dukung. Saya dari tahun 1999 sudah siap, saya pernah bekerja di balik tiga presiden,” katanya.

Menurutnya, saat ini yang terpenting adalah menyatukan ide-ide baru dan mencari jalan untuk bisa bertarung dalam Pilpres

“Tinggal kita mencari jalannya seperti apa yang terbaik dan memungkinan untuk bisa maju,” tegasnya.(**)

No More Posts Available.

No more pages to load.