Indahnya Air Terjun Turunan Bolon di Asahan

oleh
oleh

Kisaran – Di Kabupaten Asahan terdapat suatu air terjun dibalik kawasan hutan lindung yang terletak di Desa Tomuan Holbung, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge.

Wisata air terjun ini dikenal dengan nama air terjun turbo yang menurut warga sekitar nama air terjun itu singkatan dari (turunan bolon).

Keindahan air terjun turbo ini ternyata sudah viral di media sosial sejak setahun yang lalu dan sudah banyak diposting oleh masyarakat setempat yang berkunjung kesana. Namun sayangnya akses jalannya menuju lokasi wisata air terjun belum cukup baik membuat objek wisata ini tetap asri terjaga sebab tidak banyak orang yang dapat menujunya.

Untuk kelokasi ini saja, dari kota Kisaran Kabupeten Asahan kita menempuh perjalanan ke desa Tomuan Holbung kurang lebih selama dua  jam. Sesampainya didekat lokasi air terjun kita harus menyusuri jalanan hutan setapak sekitar 30 menit dengan berjalan kaki.

“Untuk menuju ke lokasi air terjun harus berjalan memasuki hutan dan harus penuh extra hati hati,” ungkap Toga Sinurat tokoh masyarakat wisata air terjun sebelum wartawan mengunjungi objek wisata ini, Jumat (1/9).

Benar saja, sepanjang perjalanan menuju lokasi air terjun tidak ada pegangan saat kita berjalan,serta anak tangga yang tidak begitu jelas dan tidak memiliki pagar pegangan buat untuk berpegangan.

Disamping itu, Toga juga menambahkan objek wisata air terjun ini sama sekali belum tersentuh pembangunan dari Pemerintah daerah. Untuk sementara akses masuk ke lokasi ini hanya dikelola oleh pemuda desa setempat.

“Memang belum ada pembangunan ke lokasi ini, abang lihat saja jalannya masih seadanya. Kami sudah pernah mengusulkan pembangunan akses jalan ke lokasi ini namun belum terealisasi  Mudah mudahan dapat secepatnya terwujud,”katanya.

Perjalanan sebelum memasuki kawasan air terjun ini memang cukup melelahkan dan menantang, akan tetapi ketika kita sampai dilokasi lelah itu segera terbayar. Pancuran air terjun yang deras yang keluar dari mulut goa akan memanjakan mata wisatawan yang datang membayar lelah perjalanan menuju objek wisata air ini yang memiliki ketinggian kurang lebih seratus meter.

Dewi, salah seorang pengunjung yang datang dari kota Kisaran mengatakan ia sangat takjub melihat keindahan air terjun turbo yang masih berada di Kabupaten Asahan ini. Akan tetapi menurut dia sebaiknya pemerintah setempat melalui Dinas Pariwisata harus sesegera mungkin menata lokasi ini dengan bekerja sama pada tokoh desa setempat.

“Kalau sekarang mungkin kondisi alaminya masih terjaga, kita tidak akan tahu beberapa tahun kedepan semakin banyak orang yang datang ke sini maka bisa jadi tempat ini akan dipenuhi sampah jika tidak dikelola dengan baik,” ujarnya.

Untuk itu kata dia, dibutuhkan kerjasama berbagai pihak antara pemerintah setempat, masyarakat sampai pengunjung agar keasrian air terjun ini dapat terjaga dengan baik dan dapat dinikmati oleh anak cucu kita sampai puluhan tahun mendatang. **