Jalan Provinsi di Sei Kepayang Asahan Rusak Parah, GM Pekat-IB Sumut Akan Ingatkan Gubernur

oleh -2.158 views

ASAHAN – Sempat viral di medsos video warga dengan kondisi jalannya di Desa Sei Kepayang Tengah dan Desa Sei Sembilang beberapa waktu lalu. Ketua Generasi Muda Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (GM PEKAT-IB) Prov. Sumut, Khairul Anhar Harahap,SH bersama pengurus turun langsung melihat kondisi jalan Provinsi dan Kabupaten di Dusun IV dan V Desa Sei Sembilang Kec. Sei Kepayang Timur Kab. Asahan. Senin (20/1).

Dalam kunjungannya bersama pembina GM Pekat-IB Asahan Rosmansyah STP, Khairul mengungkapkan keprihatinan melihat kondisi jalan yang memang benar cukup parah.

“Prihatin, kayak ‘bubur atau kubangan kerbau’ jalan ini rusak parah, kendaraan mobil tak akan mampu melewati ini, pengendara sepeda motor juga saya lihat langsung banyak yang terjebak lumpur (kepatar). Untuk sampai ke tugu selamat datang di Desa Sei Sembilang dari Desa Sei Kepayang Tengah ini, harus menempuh berkisar 5 Kilometer berjalan kaki, belum lagi diperbatasan tersebut ada dua titik putusan jalan karena genangan air, jika tak ada jembatan darurat kayu kelapa dipastikan kehidupan warga akan terisolir”, ujar Khairul kepada wartawan.

Selanjutnya, Khairul mengatakan akan nenindaklanjuti situasi dan kondisi jalan Desa Sei Sembilang tersebut dengan menyampaikannya ke Bupati Asahan dan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi.

“GM Pekat-IB dalam waktu dekat akan meminta kepada Pemkab melalui Dinas PUPR Asahan tentang data konkrit peta sebaran dan jumlah ukuran jalan Kab, Provinsi maupun jalan Nasional yang ada di Asahan. Berapa luas yang rusak dan titik wilayahnya. Dan kondisi jalan di Desa Sei Kepayang Tengah dan Sei Sembilang ini akan kami ingatkan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi agar ditindaklanjuti”, tegas Khairul.

Ditempat yang sama, seorang warga setempat menyampaikan bahwa jalan ini sudah bertahun-tahun rusak parah.

“Katanya ada jalan Kabupaten ada jalan Provinsi kami juga bingung bang. Masyarakat Desa Sei Sembilang sangat mengharapkan perhatian dari pemerintah daerah. Jika jalan tak bisa dilalui maka kehidupan kami terancam bang, anak-anak kami juga bisa putus sekolah. Tolonglah jalan kami ini diperhatikan”, ungkap Edi Tamsil (40) di aminkan warga lainnya.(AS4)

(Pembina GM Pekat-IB Asahan Rosmansyah,STP tinjau kondisi jalan)