Jelang Idul Adha 1444 H, Harga Bawang Merah di Pasar Kisaran Naik

oleh

Asahansatu | | Menjelang Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriyah tahun 2023, harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar-pasar mulai melonjak naik. Kenaikan harga kebutuhan tersebut berkisar antara Rp.5.000 ke 10.000 per kilogramnya, khususnya di pasar jalan Diponegoro Kisaran, kota kecamatan kisaran Barat kabupaten Asahan.

Pantauan Asahansatu, di pasar Diponegoro Kisaran, Rabu (28/06/2023), bahan pokok yang mengalami kenaikan diantaranya, cabai merah dari Rp 28.000/kg menjadi Rp 36.000/kg, cabai hijau dari Rp 16.000/kg menjadi Rp 24.000/kg, bawang putih stabil tetap Rp 15.000 – 20.000/kg, bawang merah dari Rp 28.000/kg menjadi Rp.40.000/kg
Daging ayam dari Rp 32.000/kg menjadi Rp 36.000/kg, Ikan kembung dari Rp 40.000/kg menjadi Rp50.000/kg, Ayam dari Rp 25.000/kg menjadi Rp 30.000/kg.

Untuk beberapa bahan pokok lainnya seperti telur, minyak, gula dan lain sebagainya terpantau harga stabil.

Seorang pedagang cabai Putra (34) menyebutkan, kenaikan harga sudah sejak 7 hari terakhir. Namun, ia menyatakan hal ini sudah biasa terjadi karena umumnya harga bahan pokok naik menjelang hari-hari besar keagamaan atau musim liburan.

“Jelang Idul Adha atau hari-hari besar keagamaan, harga bahan pokok selalu mengalami kenaikan. Kurang tahu naiknya karena apa mungkin karena pekerjanya 4 hari menjelang hari besar sudah ambil cuti makanya petani cari orang untuk kerja cadangan dengan bayaran diatas standar bang, tapi memang kalau jelang hari raya harga selalu naik,”ungkap Putra.

Ditempat yang sama, seorang pembeli Ibu Indah Pungo (21) mengeluhkan kenaikan harga kebutuhan pokok yang nencapai Rp 10.000. Ia merasa kenaikan harga tersebut sudah cukup tinggi bagi kalangan menengah kebawah.

“Naiknya harga ini lumayan terasa juga bah bang sampek sepuluh ribu sendiri kalau seperti awak ini ekonominya,”katanya.

Iyus (24) pedagang ikan laut juga mengatakan bahwa ikan yang sekarang sedang naik harganya adalah ikan kembung dari Rp.40.000/kg menjadi Rp.50.000/kg. Kenaikan harga dikarenakan pemasok ikan jarang masuk ke pedagang pasar.

“Ikan laut yang naik cuma ikan kembung, dari empat puluh ribu naek jadi limpol bang perkilo, kadang sampek lima puluh lima ribu perkilogram bang lantaran bahan payah masuk bang,”terangnya.(JHN)