Kades Perkebunan Teluk Dalam Asahan Bantah Tudingan Media

oleh

Asahansatu || Kepala Desa Perkebunan Teluk Dalam, Kecamatan Teluk Dalam Kabupaten Asahan, Sugiharto membantah pemberitaan yang diterbitkan media Inewsrakyatcom yang di alamatkan kepada dirinya. Pemberitaan tersebut menurutnya terkesan menyebarkan berita bohong dan fitnah. Kamis (2/11/2023)

Saat diwawancarai wartawan, Kades Sugiarto mengatakan bahwa terkait pemberitaan yang diterbitkan oleh media tersebut pada Selasa (1/11/2023) adalah berita yang tidak benar dan tidak sesuai fakta dilapangan, sehingga berita itu seperti menyebarkan berita bohong dan fitnah.

“Terkait segala urusan pemerintahan desa harus melalui istri saya, alat kelengkapan Bumdes hilang raib entah kemana, sampai bangkainya tidak ada lagi itu juga tidak benar. Dan jika ada warga yang mengatakan seperti itu mana warganya tunjukkan kepada saya biar lebih transparan saya menjelaskan tentang jalannya roda pemerintahan desa, bukan asal tuding seperti itu,”ujar Sugiarto.

“Saya juga disebut punya tanah di Sei Kamah II, Sei Kepayang, Bandar Pulau dan masih banyak lagi yang lainnya itu juga tidak benar.”tambah Sugiharto kepada wartawan.

Masih dikatakan Sugiharto, bahwa penggunaan Dana Desa di desa perkebunan itu direalisasikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan tidak bisa sembarangan karena semua ada dasar hukumnya. Dan Bumdes di desa tiap tahunnya memiliki PADes tersendiri yang dikelola langsung oleh pengurus bumdes, tidak ada campur tangan saya disitu kecuali berkordinasi untuk kemajuan bumdes.”terang Kades.

“Terhadap pemberitaan itu yang mengatakan dimasa kepemimpinan saya ada masyarakat yang kecewa, coba tunjukkan masyarakat yang mana biar jelas. Karena selama ini terhadap pelayanan kepada masyarakat kami sudah lakukan semaksimal mungkin,”ujar Sugiharto.

Terpisah, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Perkebunan Teluk Dalam, Muhsin Sinaga saat dikonfirmasi wartawan menjelaskan bahwa dimasa kepemimpinan bapak Sugiharto sebagai kepala desa dalam rangka menjalankan urusan pemerintahan sudah cukup baik semua dijalan sesuai dengan aturan yang ada.

“Kami sebagai BPD pasti kami taulah bagaimana mekanisme kades dalam menjalankan roda pemerintahan di desa kami, terkait penggunaan dana desa semua dilakukan dengan transparan dengan melibatkan unsur unsur masyarakat Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Karang Taruna Kepala Dusun Tokoh Agama termasuk kami BPD yang berperan penting.”jelas Muhsin.

Kades kami itu sangat perhatian kepada masyarakat, dalam rapat pembahasan DD kades Sugiharto sering ingat kepada masyarakat terkait dunia pendidikan sumber daya manusia (SDM) pembinaan kepada masyarakat, pemuda remaja masjid, fasilitas gratis untuk warga yang sakit, terakhir dalam rangka pencegahan stunting Oleh karena itu melihat kepedulian kades tersebut kami sepakat menyisihkan DD kami untuk kepentingan masyarakat dengan memperhatikan aturan yang ada.”tambah Anggota BPD tersebut.

Hal senada juga disampaikan salahseorang warga, Wati (40) yang mengaku pernah mengurus berkas di kantor balai desa, semua dilayani dengan baik cepat dan tidak ada pungutan.

“Enak kali ngurus berkas di desa kami pak, KK, KTP, Surat keterangan dan sebagainya semua dilayani dengan baik cepat dan tidak di kutip uang. Pokoknya kami masyarakat sini puas pak.”ungkap Wati.(MSI)