Kadishub Tanjungbalai:”Terima Kasih Atas Kritiknya”

oleh

Asahansatu | Amran Sanusi Rambe, S.Sos, M.SP Kepala Dinas Perhubungan Kota Tanjungbalai mengucapkan terima kasih atas kritikan yang telah diberikan kepada Dinas Perhubungan Kota Tanjungbalai.

Terkait permasalahan diduga adanya pengrusakan pemasangan rambu lalu lintas di bundaran pln dan masih beroperasi nya truk yang melebihi tonase di Kel. Beting Kuala Kapias, Kec. Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai, Amran Sanusi Rambe selaku Kadishub Kota Tanjungbalai ucapkan terima kasih.

“Sebelumnya saya selaku kepala dinas perhubungan kota Tanjungbalai mengucapkan terima kasih atas kritikan tersebut, dan itu akan menjadi saran maupun masukkan untuk kami bisa bekerja lebih baik lagi kedepannya,” Kata Amran saat ditemui di ruangannya Kamis, (11/1/2024).

Amran juga mengatakan bahwa itu hal biasa dan menunjukkan bahwa masyarakat maupun pemuda Kota Tanjungbalai benar-benar memperhatikan dan mengawasi agar Kota Tanjungbalai bisa menjadi lebih baik lagi.

“Kita bersyukur masih ada pemuda yang peduli dengan kota nya. Terkait katanya kami ada melakukan pengrusakan di bundaran pln, itu tidak benar. Memasang plang rambu disitu ya harus ada pengecoran sehingga petugas harus membuat lobang,” Kata Ucap Amran.

“Kita akan bersihkan dan mengembalikan seperti awal, mulai dari bentuk maupun warna. Kemarin karena corannya belum kering, makanya belum dirapikan anggota,” lanjutnya.

Amran juga menyikapi terkait diduga adanya menerima upeti dari pihak gudang yang berada di Kel. BKK. Amran mengatakan bahwa tersebut tidak benar dan tidak ada sepeserpun diterima dari pihak pengusaha maupun pihak-pihak lainnya.

“Itu tidak benar, dari awal saya menjabat sebagai kadishub disini, tidak ada niat maupun terpikirkan untuk kesana. Saya disini bekerja hanya bagaimana agar kota Tanjungbalai bisa lebih baik lagi kedepannya, baik dari administrasi maupun lalu lintasnya,” ujar Kadishub.

Amran Sanusi Rambe Kadishub Kota Tanjungbalai juga mengatakan bahwa terkait permasalahan yang berada di Kel. BKK. Amran menyampaikan bahwa hal tersebut sudah dibicarakan kepada lurah, camat, polsek maupun polres dan walikota agar mencari solusi nya.

“Terkait masalah di gudang tersebut dan beredarnya video adanya diduga pengrusakan plang rambu oleh masyarakat, hal tersebut terjadi secara spontan karena adanya dua pihak disana yaitu pihak yang pro dan kontra,” tuturnya.

“Kami sebagai Dinas Perhubungan hanya bisa menghimbau ataupun memberikan teguran, kalau soal penindakan, itu bukanlah wewenang kami, kan ada pihak terkait yang lebih berwenang. Begitupun, kami akan terus berkoordinasi dengan stakeholder yang ada di Kota Tanjungbalai,” pungkasnya.(HNS)