Kapolres Batubara Tanam Pohon di TPA Pasar Lapan

oleh -936 views

Batubara — Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Kapolres Batubara AKBP Robinson Simatupang, bersama Ibu TP PKK dan Bhayangkari Cabang Batu Bara, tanam pohon di tempat pembuangan akhir sampah (TPA) di Dusun Ladang Baru, Desa Pasar Lapan, Kecamatan Air Putih, Kamis (21/2).

AKBP Robinson Simatupang mengatakan, Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) diperingati serentak oleh seluruh masyarakat. Untuk itu, Kapolres berharap, agar masyarakat di Batubara sadar untuk membuang sampah pada tempatnya.

“Pada peringatan ini kami menghimbau kepada masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya. Bisa dimulai dari hal-hal kecil. seperti saat makan, jangan setelah makanan ditelan, plastiknya dibuang begitu saja. Memang ini hal kecil, tetapi kalau dibiarkan akan menjadi kebiasaan dan menjadi dampak negatif bagi lingkungan,” katanya

Menurutnya, untuk mangatasi masalah sampah bukan hal yang sulit. Kita bisa mulai dari diri sendiri, keluarga dan selanjutnya dapat ditularkan disekitar lingkungan kita.

“Kita pasti bisa mengatasi masalah sampah. Mengapa daerah lain bisa, seperti Kota Surabaya. Kita mulai saja dulu dari diri kita, keluarga lalu kita tularkan disekitar lingkungan kita,” ujarnya.

Dikatakannya, sampah tidak selamanya menjadi masalah. Masyarakat harus kreatif mengolah sampah. Misalnya, dari sampah plastik atau botol dapat dijadikan barang yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

“Memang sampah kalau kita lihat sepertinya tidak berguna. tetapi dengan sedikit kreatif, sampah bisa kita daur ulang. Botol bekas bisa dimanfaatkan oleh warga dan bernilai ekonomi tinggi,” imbuhnya.

Untuk itu, kita mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Batubara untuk mendukung program yang telah dicanangkan oleh Bupati Batubara. Bagaimana Batubara ini bisa indah dan bersih kalau kita tidak mendukung apa yang telah dicanangkan dan kita impikan tidak akan terlaksana.

Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batubara Zainal Manurung menuturkan, saat ini total sampah di daerah terbangun Wilayah Kabupaten Batubara sekitar 176 meter kubik/hari. Sementara, yang terangkut ke TPA sekitar 138 meter kubik/hari.

Ia mengatakan, saat ini kesadaran masyarakat terhadap sampah sudah cukup baik. Hal itu ditunjukkan dengan mulainya masyarakat membuang sampah pada tempatnya. Ditargetkan, dalam waktu 2 tahun permasalahan sampah dapat teratasi secara keseluruhan.

“Insha Allah, dalam waktu 2 tahun ini masalah sampah dapat teratasi secara keseluruhan,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama Kadis Lingkungan, Zainal Manurung, menerima keluhan warga yang berada tak jauh dari lokasi TPA Ladang Baru.
Menurut salah satu warga Sumarsih, belakangan ini warga sekitar TPA menderita sakit gatal – gatal, di duga akibat resapan dari TPA yg berada hanya ratusan meter di hulu perkampungan mereka, dan air sumur warga berbau, dan cepat belumut,ungkapnya.

Keluhan masyarakat segera akan di tindak lanjuti oleh pemerintah setempat, dan segera akan di teliti apakah dampak dari TPA atau ada hal lain, kata Hendrik. ( AS1/Plk )