Ketika ‘Om Telolet Om’ Sampai di Kisaran

oleh
oleh

Asahansatu.com, Kisaran | Media sosial kita sedang heboh hebohnya dengan fenomena baru  tentang “Om Telolet Om” yang menjadi viral. Bahkan sampai Kamis (22/12) tagar #telolet masih menguasai trending topick dunia setelah DJ dunia, selebritis, pesepakbola ikut meramaikan ‘om telolet om’ ini.

Tidak terkecuali di Kabupaten Asahan Sumatera Utara. Belasan bocah yang rata rata berusia SLTP ini bediri di bahu jalan lintas Sumatera Kelurahan Kedai Ledang Kecamatan Kisaran Timur ikut-ikutan mencoba kehadiran bus telolet yang melintas.

Mereka baru pertama (Kamis 22/12) mencoba untuk meminta supir bus antar provinsi yang melintas. Aksi dimulai dari pukul 17:00 WIB. Bermodalkan kertas bertuliskan ‘om telolet om’ mereka ingin mempraktekkan yang sedang ramai didunia maya itu.

Tidak ada yang bisa memastikan bus bus yang mereka panggil punya klakson telolet. Dari supir supit bus yang mereka pinta reaksinyapun bermacam.  Ada yang menanggapinya masa bodoh, ada yang hanya membunyikan klakson biasa, bahkan ada supir yang berhenti menghampiri mereka bertanya heran.

“Kalian ngapain?” kata salah seorang supir menghampiri.

Fenomena telolet mungkin hanya bisa dipratekkan oleh bus bus antar provinsi di pulau Jawa. Tak banyak memang hasil yang mereka dapatkan. Dari banyaknya bus yang diminta untuk ‘om telolet om’ dalam waktu 1 jam mereka hanya mendengar bunyi telolet itu tiga kali.

“Payah bang, tak maen supir bus di sini. Satu jam kami nunggu uuma dapat tiga,” kata Rizky.

“Om Telolet Om” sendiri berasal dari suara klakson bus, sementara Om yang di maksud adalah sang sopir. Fenomena ini dimulai setelah ada seseorang yang mengupload video tentang anak-anak kecil sepulang sekolah berdiri di pinggir jalan lalu berteriak dan menunjukkan kertas bertuliskan “Om Telolet Om”.  (P1-asc)