Ketum PEKAT IB Minta Jokowi Cabut Perpres No.20 Tahun 2018

oleh -693 views

 

Jakarta – Ormas Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (PEKAT IB) meminta kepada Presiden Joko Widodo mencabut Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 tahun 2018 tentang tenaga kerja asing (TKA).

“Presiden adalah simbol negara yang harus kita hormati dan kita banggakan.beliau sebagai kepala negara. Namun sebagai manusia, bisa saja melakukan kesalahan dan kekeliruan baik sebagai pribadi maupun sebagai pemimpin didalam mengambil keputusan.termasuk didalam penerbitan Perpres No 20 tahun 2018 tentang TKA.

Untuk itu kami memohon kepada Presiden untuk mencabut Perpres tersebut karena telah merugikan bangsa ini dan keseluruhan,” papar H. Markoni Koto, Ketua Umum Ormas Pekat IB di Jakarta, Kamis (26/04/2018).

Perpres ini dinilai memudahkan tenaga kerja asing (TKA) Unskilled Worker atau buruh kasar khususnya dari Cina masuk ke Indonesia. Tapi sebaliknya telah merampas hak-hak dan kedaulatan pekerja Indonesia.

Untuk itu, Pekat IB menuntut pemerintah untuk segera mencabut Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 yang mempermudah masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) ke Indonesia. Khususnya yang masuk dari Cina.

“Bukannya kami anti Cina, tapi kita sebagai bangsa yang berdaulat harus memprioritaskan bangsa kita sendiri,” jelasnya.

“Kalau kemudahan itu untuk tenaga ahli atau profesional, itu tidak masalah, tapi hanya untuk tenaga penggali parit, tukang batu dan sebagainya, kenapa tidak dikerjakan oleh tenaga kerja kita sendiri,” ujarnya.

Sungguh ironis sementara masyarakat kita bekerja di Arab,Cina, Hongkong dan sebagainya hanya sebagai buruh kasar dan pembantu rumah tangga. Menurut Markoni, Perpres 20 tahun 2018, telah merugikan rakyat keseluruhan dan bangsa Indonesia. bahkan telah merampas hak-hak dan kedaulatan pekerja .

Kemudian dia berharap agar para legislatif yang ada di Senayan untuk mau mengkaji ulang atau mencabut Perpres tersebut.

”Kalau mereka tidak mau memikirkan nasib rakyat. Kami dari Ormas Pekat IB dan akan memgajak seluruh elemen bangsa untuk tidak memilih siapapun yang tidak memikirkan nasib rakyat,” tegasnya

“Termasuk juga calon Presiden, kami akan membuat spanduk dan segala macam bentuk ajakan kepada ormas-ormas LSM dan sebagainya. Jangan dipilih lagi mereka, kenapa, karena mereka hanya merugikan bangsa dan negara. Hanya satu tujuan Pekat IB “selamatkan bangsa dan negara dari kehancuran. Salam Nusantara,” pungkas Markoni.(**)

Sumber: Otoritasnews.com