Lautan Massa Tumpah di Monas Aksi Damai Bela Palestina

oleh

Asahansatu || Ribuan massa memenuhi kawasan Monumen Nasional (Monas) di Jakarta, Minggu (5/10/2023). Lautan manusia yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Indonesia mengikuti Aksi Damai Bela Palestina yang berpusat di Monas.

Sebagian besar massa aksi membawa bendera, syal, dan juga baju berlambangkan Palestina hingga poster kecaman atas keganasan serangan Israel yang berdampak pada rakyat sipil Palestina.

Aksi yang diinisiasi oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini dimulai sejak pukul 06.00 WIB hingga berakhir pada sekitar pukul 10.00 WIB.

Beberapa menteri yang hadir di antaranya Menlu Retno Marsudi, Menag Yaqut Cholil Qoumas, Menko PMK Muhadjir Effendy. Turut hadir pula, Ketua DPR RI Puan Maharani, Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI Jusuf Kalla, Amien Rais hingga Anies Baswedan.

Tidak hanya itu, sejumlah tokoh lintas agama juga hadir pada aksi bela Palestina di Monas. Seperti ketua-ketua umum dari organisasi keagamaan, Mantan Ketua Umum (Ketum) PP Muhammadiyah Prof Din Syamsudin, hingga Jumhur Hidayat dari kelompok buruh.

Sejumlah artis nasional juga hadir. Para yang hadir yakni Atta Halilintar, Alvi Affandi, Abidzar, David Halik, Andika Pratama, Indra Brugman, Thariq Halilintar, Taqy Malik. Selain itu ada juga Asila Maisa, Aliya Masaid, Kartika Putri, Syifa Hadju, Rasyid Ali, Fenita Ari, Kiki Varel.

Dalam aksi damai bela Palestina di Monas, Menlu RI Retno LP Marsudi membacakan puisi yang berjudul ‘Palestina Saudaraku’. Dalam puisi tersebut, dia menegaskan posisi Indonesia untuk terus membela Palestina dari penjajahan Israel.

Sementara itu, Menag Yaqut mengajak masyarakat melakukan salat gaib untuk para korban agresi militer Israel di Gaza, Palestina. Menag juga minta semua mendoakan Palestina agar segera mendapat kedamaian.

“Kita semua berkumpul di sini karena kita mencintai bangsa Palestina, karena kita mencintai rakyat Palestina. Oleh karena itu, saya hanya ingin mengajak Bapak Ibu sekalian semua saudara-saudara saya untuk bersama-sama melakukan salat gaib untuk para syahid yang menjadi korban Israel yang menjadi korban agresi Israel dan sekaligus mendoakan agar bangsa Palestina segera mendapatkan kedamaian keadilan dan kemerdekaannya,” ujar Menag Yaqut.

Selanjutnya, Menko PMK, Muhadjir Effendy turut menyampaikan orasinya. Muhadjir meyakinkan masyarakat bahwa Pemerintah Indonesia akan selalu mendukung Palestina. Muhadjir lantas mengajak massa Aksi Bela Palestina bersolawat bersama.

“Saya hadir mewakili pemerintah Republik Indonesia ditugaskan oleh Bapak Presiden bertiga tidak main-main, Menko PMK, Menteri Luar Negeri dan Menteri Agama. Apa artinya artinya? Kita semua jangan ragu dengan sikap pemerintah Indonesia, kita akan dukung Palestina dengan seluruh kekuatan kita sampai Palestina merdeka,” ujar Menko PMK Muhadjir.

Puan hingga JK pada aksi damai bela Palestina juga turut menyampaikan pendapat mereka. JK menyebut aksi tersebut sebagai bentuk dukungan nyata masyarakat Indonesia terhadap perjuangan Palestina.

Puan mengutuk kekejaman militer Israel. Puan juga menegaskan sejak zaman Bung Karno hingga kini posisi Indonesia tegas mendukung kemerdekaan Palestina.

“Karenanya saya berdiri di sini sebagai ketua DPR RI mengutuk, menolak agresi bangsa Israel yang telah membombardir rumah sakit, sekolah, rumah ibadah, masjid, gereja dan lain-lainnya kepada rakyat dan Bangsa Palestina. Bangsa Indonesia sejak zaman era Bung Karno presiden pertama hingga saat ini tetap tegas mendukung kemerdekaan Palestina,”tutur Puan.


Sementara itu, JK menyerukan agar Amerika Serikat menghentikan dukungan kepada Israel. “Mari kita juga menyerukan Amerika hentikan dukungannya kepada Israel dan Israel akan sadar akan kemanusiaan,” kata JK.

Dalam orasinya, JK juga menyerukan persatuan dalam melawan agresi militer yang dilakukan Israel di Palestina. “Kita semua di sini mari kita bersatu, juga negara-negara Islam di Timur Tengah di Arab agar bersatu bersama-sama,”ujarnya.(*)