Makna Logo, Tema dan Filosofi Hari Jadi Kota Tanjungbalai

oleh

Asahansatu | Kota Tanjungbalai memperingati hari ulang tahun yang ke-403 pada hari Rabu 27 Desember 2023. Tema yang diusung pada ulang tahun kali ini adalah ‘Santun, berbudaya, religius, dan mandiri untuk mendukung pariwisata berkelanjutan’.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai Mariani, S. Si., M. Si mengatakan bahwa Kota Tanjungbalai terbentuk pada tanggal 27 Desember 1620, sehingga pada pada 27 Desember 2023, usia Kota Tanjungbalai sudah mencapai 403.

“Diusia yang sudah relatif tua ini, Kota Tanjungbalai memiliki semangat melakukan perubahan yg signifikan untuk menuju Kejayaan kembali ke depannya. Melalui kebersamaan serta Kolaborasi dari unsur pentahelix (Pemerintah, akademisi,pelaku usaha, masyarakat dan media massa)”, Ucap Mariani. Rabu, (27/12/2023)

Logo ulang tahun Kota Tanjungbalai didominasi warna merah dan berbagai logo yang mana logo Pemko Tanjungbalai berada di tengah-tengah serta tulisan Kota Tanjungbalai.

Adapun makna garis warna merah pada angka empat, melambangkan semangat, keberanian, kekuatan, dan energi dalam upaya melanjutkan pembangunan Kota Tanjungbalai.

Dalam angka Empat, terdapat susunan photo Kota Tanjungbalai tempo dulu yang mengartikan, bahwa mengingat sejarah sangat penting untuk diketahui, dipahami, dan dikenang bagi generasi saat ini dan akan datang. Maka hal ini merupakan salah satu dari upaya untuk mewujudkan semangat tersebut.

Bentuk dasar dua bilah lingkaran menggambarkan Kota Tanjungbalai yang dinamis, berkolaborasi dan berinovasi dalam melaksanakan pembangunan di Kota Tanjungbalai.

Visualisasi dari kebersamaan, kepedulian dan semangat gotong royong adalah ilustrasi saling merangkul sebagai harapan dan tujuan bersama (Eksekutif, Yudikatif dan Legislatif), serta masyarakat dalam mewujudkan pembangunan Kota Tanjungbalai yang senantiasa dimaknai sebagai upaya yang dilakukan pemerintah Kota dalam mengedukasi, menginspirasi dan memberi solusi terhadap setiap persoalan sesuai dengan Visi dan Misi.

Bentuk open stage lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah di atas angka Tiga merupakan lokasi yang Ikonik di Kota Tanjungbalai, melambangkan pusat kegiatan, keharmonisan, kebersamaan serta kesejahteraan untuk masyarakat Kota Tanjungbalai.

Ilustrasi ombak merah putih memiliki arti sebuah Asa dengan harapan dan tekad yang kuat menjadi sebuah Energy Positif untuk memacu setiap perjuangan dan kebersamaan, serta bangkit dalam bekerja dan berkarya.

Bentuk angka Tiga terdapat Lima jalur garis hitam yang mengartikan bahwa masyarakat Kota Tanjungbalai yang BERSIH (sesuai dengan Visi dan Misi Pemko Tanjungbalai), patuh dan taat terhadap isi kandungan Pancasila.

Visualisasi Dua lingkaran berwarna merah memiliki arti berkelanjutan (Sustainability), dalam proses pembangunan, baik infrastruktur maupun sumber daya manusia (SDM).

sedangkan angka Empat ratus tiga (403), merupakan identitas usia Kota Tanjungbalai yang divisualisasikan dengan beragam simbol monumental, kearifan lokal dan warna yang sesuai dengan tema santun berbudaya, religius dan mandiri untuk mendukung pariwisata berkelanjutan.(HNS)