Malam Tahun Baru, Aktivis Tanjungbalai Desak Pemkot Tutup Tempat Hiburan Malam

oleh -789 views

Tanjungbalai – Malam pergantian tahun 2019 ke 2020 diwarnai aksi unjuk rasa ratusan masa Koalisi Aktivis Mahasiswa Indonesia (KAMI) menuntut Pemerintah Kota dan mendesak pihak kepolisian menutup tempat hiburan serta lokasi yang diduga tempat maksiat di Kota Tanjungbalai.

Aksi KAMI Kota Tanjungbalai itu berawal di jalan Jend Sudirman, tepatnya Tugu Adipura/bundaran PLN dan di depan sejumlah hotel di kawasan Km 7 daerah setempat, Selasa (31/12) malam.

Dalam orasi yang disampaikan secara bergantian, massa mendesak agar pihak Polres Tanjungbalai melakukan razia KTV dan PUB di hotel-hotel yang menyediakan fasilitas hiburan malam disinyalir sebagai tempat peredaran dan mengonsumsi narkotika.

“Salah satu tempat diduga sarang peredaran dan tempat mengonsumsi narkotika adalah Tresya Hotel, kami minta kepada polisi untuk melakukan razia di hotel tersebut dan Pemkot Tanjungbalai menutupnya” ujar Mahmuddin,SP saat berorasi.

Mahmuddin yang juga Ketua Generasi Muda Pekat-IB Kota Tanjungbalai juga menyesalkan sikap pihak kepolisian yang dinilai tidak konsisten dalam memberantas peredaran narkotika dan penyalahgunaan narkoba, khususnya di Hotel Tresya.

Orator lainnya, Al Mustaqim Marpaung mengatakan, pengusaha Tresya Hotel dinilai telah melanggar pernyataan tertulis yang salah satu pointnya adalah tidak membenarkan anak dibawah umur masuk ke tempat hiburan baik PUB maupun KTV.

Namun, pernyataan tersebut secara nyata dikangkangi pengusaha dengan bukti baru-baru ini sejumlah anak dibawah umur terjaring razia dan dinyatakan positif narkoba.

“Seharusnya fakta tersebut sudah cukup menjadi payung hukum bagi Pemkot menutup Tresya Hotel. Jangan biarkan generasi Kota Tanjungbalai terjerumus dalam jerat narkoba. Wahai Wali Kota, pedulilah kepada rakyatmu,” kata Mustaqim.

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Putu Yudha Prawira yang hadir di lokasi Tresya Hotel menghimbau kepada pengunjuk rasa agar tertib dalam menyampaikan pendapat dan tidak berlama-lama melakukan orasi.

Pantauan di lapangan, massa KAMI juga berorasi di depan Hotel Suranta Permai yang juga menyediakan fasilitas hiburan malam, yakni KTV.

Massa aksi akhirnya membubarkan diri setelah aktivitas hiburan malam PUB dan KTV di Tresya Hotel dihentikan dan puluhan pengunjung meninggalkan itu.(Antara)