Mau Tahu Cerita ”Dandang” Membawa Petaka

oleh
oleh
Anak - anak Timbang Sagala tampak meratapi jasad ayahnya yang dibunuh hanya gara - gara persoalan dandang

Asahan – Timbang Sagala (47) warga Dusun II desa Rawang Baru Kecamatan Rawang Panca Arga akhirnya tewas ditangan Sahala Sagala (59) abang kandungnya sendiri hanya gara – gara menendang dandang milik tetangganya, Kamis (9/11) kemarin.

Hal itu diterangkan Kapolsek Kota Iptu Tombak Samosir melalui Kanit Reskrim Ipda Samsul Adhar, Sabtu (11/11) saat dikonfirmasi melalui selulernya, kasus pekelahian yang berujung kematian di desa Rawang Baru kemarin berawal dari perkara dandang, ujar Ipda Samsul Adhar.

Menurut Samsul Adhar, penikaman yang dilakukan Sahala Sagala berawal dari perang mulut yang melibatkan adik kandungnya dengan dua orang putra dari Saulita br Sipayung pemilik dandang, pada Rabu malam (8/11) sekitar pukul 22.00 WIB.

“Korban baru pulang dari kedai tuak milik Andi yang tidak lain adalah putra Saulita br Sipayung, mungkin kondisinya mabuk sehingga menendang dandang, tidak senang langsung menghardik korban, kemudian Herman abang kandung Andi datang dan menendang korban hingga tersungkur ke tanah” ujarnya saat menjelaskan kronologis kejadiannya.

Masih menurut mantan Kanit I Sat Narkoba Polres Asahan itu, begitu korban tersungkur rekan korban Jhon Rolinsong yang sebelumnya sama – sama minum tuak datang melerai dan korban pun bangkit, celakanya tiba – tiba Sahala Sagala abang kandung korban langsung menghujamkan pisau ke arah dada adiknya sebanyak tiga kali. Korban kembali tersungkur dengan bersimba darah.

Jasad Timbang Sagala terbujur kaku sebelum diautopsi di RSUD Pematang Siantar

 

Melihat kondisinya kritis, korban sempat dilarikan kerumah salah seorang bidan yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian, namun karena kondisinya memburuk, oleh pihak keluarga langsung dilarikan ke RSUD HAMS Kisaran dan akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya setelah mendapat perawatan kurang dari 24 jam.

Kasus ini sudah ditangani sejak kejadian dilaporkan, namun sebelumnya belum didapat keterangan dari saksi – saksi, dikarenakan perkelahian yang berujung kematian itu melibatkan keluarga, pihaknya kesulitan mencari saksi.

Terungkapnya kasus ini setelah korban meninggal dunia di rumah sakit, abang kandung korban Sahala Sagala diamankan saat minum tuak di kampung itu juga pada Sabtu siang (11/11) beberapa jam sebelum acara pemakaman,”jasad korban sebelumnya sudah diautopsi di RSUD Pematang Siantar,”tambah Samsul.

Ketika ditanya, sudah berapa orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan itu, “Polsek Kota Kisaran untuk sementara baru menetapkan satu orang tersangka, yaitu Sahala Sagala abang kandung korban,”pungkas Samsul.

Terpisah, tersangka Sahala Sagala saat dikonfirmasi pasca penangkapan yang dilakukan oleh pihak Polsek Kota Kisaran mengaku menyesal telah menghabisi nyawa adiknya hanya gara – gara dandang,”menyesal aku bang,”ujarnya singkat.(Lintang)

No More Posts Available.

No more pages to load.