MENGENAL LEBIH JAUH HEWAN KALAJENGKING, BISNIS CEPAT KAYA VERSI PRESIDEN RI JOKOWI

oleh -566 views

Asahansatu — Kalajengking adalah hewan beruas dengan delapan kaki (oktopoda) yang termasuk dalam ordo Scorpiones dalam kelas Arachnida. Kalajengking masih berkerabat dengan ketonggeng, laba-laba, tungau, dan caplak. Ada sekitar 2000 jenis kalajengking.Tubuh kalajengking dibagi menjadi dua segmen: cephalothorax dan abdomen. Abdomen terdiri dari mesosoma dan metasoma.

Kalajengking tergolong serangga yang aktif di malam hari (nokturnal) dan siang hari (diurnal). Ia juga merupakan hewan predator pemakan serangga, laba-laba, kelabang,dan kalajengking lainyang lebih kecil. Kalajengking yang lebih besar kadang-kadang makan vertebrata seperti kadal, ular dan tikus. Mangsa terdeteksi oleh kalajengking melalui sensor vibrasi organ pektin. Pedipalpi (capit) mempunyai susunan rambut sensor halus yang merasakan vibrasi dari udara.

Ujung-ujung tungkai mempunyai organ kecil yang dapat mendeteksi vibrasi di tanah. Kebanyakan kalajengking adalah predator penyerang yang mendeteksi mangsa ketika ia datang mendekat. Permukaan tungkai, pedipalpi, dan tubuh juga ditutupi dengan rambut seta yang sensitif terhadap sentuhan langsung. Seperti halnya predator lainnya, kalajengking cenderung mencari makan di daerah teritori yang jelas dan terpisah, dan kembali ke tempat yang sama pada setiap malam. Kalajengking bisa masuk ke dalam komplek perumahan dan gedung ketika daerah teritorialnya hancur oleh pembangunan, penebangan hutan dan sebagainya.

Siklus Hidup:

Kalajengking mempunyai ritual perkimpoian yang kompleks, jantan menggunakan pedipalpinya mencengkeram pedipalpi betina. Jantan kemudian membimbing betina melakukan tarian percumbuan. Detailnya setiap jenis berbeda, dengan memperlihatkan alat penyengatnya yang panjang pada jantan. Sperma dari jantan dimasukkan ke dalam struktur yang disebut spermatofor, yang diletakkan oleh jantan ke atas permukaan yang kelak akan diambil oleh betina. Yang jantan menyapukan pektin ke atas permukaan tanah untuk mebantu menentukan lokasi yang sesuai untuk meletakkan spermatofor. Selanjutnya kalajengking betina akan menarik sperma ini ke dalam lubang kelamin, yang letaknya dekat ventral abdomen.

Kalajengking mempunyai masa hamil dari beberapa bulan sampai lebih satu tahun, tergantung jenis, tempat embrio berkembang di dalam ovariuterus atau dalam divertikula khusus yang bercabang dari ovariuterus. Anak-anak yang dilahirkan hidup akan anaik ke punggung ibunya. Ibunya membantu mereka dengan membuatkan kantong melahirkan dengan kaki terlipat untuk menangkap mereka ketika lahir dan untuk menyediakan mereka menaiki punggung ibunya. Beberapa jenis kalajengking tidak membentuk kantong lahir.

Rata-rata, seekor betina bisa melahirkan 25-35 ekor anak. Mereka tetap pada punggungnya, sampai mereka molting untuk pertama kali. Setelah kalajengking muda putih turun dari punggung betina, molting, kemudian balik lagi ke punggung induk selama 4-5 hari sebelum meninggalkan induk, biasanya dalam waktu 1-3 minggu setelah lahir.

Sekali mereka turun, mereka sudah mampu bebas, dan secara periodik molting untuk mencapai dewasa. Biasanya molting terjadi 5 atau 6 kali selama 2-6 tahun untukmencapai dewasa. Rata-rata kalajengking kemungkinan hidup 3-5 tahun, tetapi beberapa spesies bisa hidup sampai 25 tahun. Beberapa jenis menunjukkan perilaku sosial, seperti membentuk agregasi selama musim dingin, menggali koloni dan mencari makan bersama.

Venom atau Racun Kalajengking:

Venom kalajengking digunakan untuk menangkap mangsa, proses pertahanan diri dan untuk proses perkimpoian. Semua kalajengking mempunyai venom dan dapat menyengat, tetapi secara alamiah kalajengking cenderung bersembunyi atau melarikan diri. Kalajengking dapat mengendalikan aliran venom, oleh karena itu pada beberapa kasus sengatan tidak mengeluarkan racun atau hanya menimbulkan keracunan ringan. Racun kalajengking adalah campuran kompleks dari neurotoksin atau racun syaraf dan bahan lainnya. Setiap jenis mempunyai campuran unik.

Ciri ciri kalajengking yang punya Capit besar sedangkan ekornya kecil, itu berarti gak mematikan gan, dan sebaliknya kalo kalajengking yang punya capit kecil dan ekor besar, berarti itu mematikan.

Akibat dari sengatan kalajengking:
– Nyeri otot
– Kejang-kejang
– Mual dan Muntah
– Terjadinya Pembengkakan
– Kemerah-merahan pada bagian yang kena sengatan
– Rasa sakit yang terus menerus

Cara Penyembuhan jika terkena sengatan Kalajengking:

1. Penderita akibat sengatan kalajengking diupayakan agar selalu berada pada posisi tenang atau santai (rilex). Sebab, jika merasa tidak tenang ataupun gelisah akan mengakibatkan cepatnya racun menjalar kedalam tubuhnya.

2. Penderita sebaiknya berbaring saja dengan posisi jantung lebih tinggi agar racun kalajengking yang akan menjalar ke arah jantung dapat tercegah.

3. Kemudaian segeralah keluarkan racun kalajengking tersebut dengan cara memencetnya dengan kedua tangan. Namun sebelum memencet sebaiknya tangan anda harus dicuci dulu.

4. Setelah itu cuci pada bagian yang terkena sengatan kalajengking dengan air hangat pake sabun. Kemudian teteskan larutan amoniak pada bagian luka yang sudah dibersihkan tadi.

5. Selanjutnya jika dari langkah-langkah tersebut masih saja atau tidak ada perubahan, sebaiknya anda membawanya kerumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kalo misalkan agan kena sengatan dari kalajengking (amit-amit ya) dan ga ada obat-obatan agan bisa ambil siput, bekicot atau pacet. Dari binatang itu ambil lendirnya dan tempelkan pada bagian yang terkena sengatan kalajengking. Tunggu sekitar 5 menit, rasa panas dan bengkak pasti akan segera hilang dan sembuh. Bisa juga dengan cara, bunuh kalajengking tersebut dan tubuh kalajengking yang sudah hancur dioleskan pada tempat yang tersengat. Seketika panas dan rasa sakit akan cepat hilang.

Di Indonesia ada KPKI (Komunitas Pecinta Kalajengking Indonesia). Wadah bagi yang suka pelihara kalajengking mungkin KPKI ini bisa jadi organisasi buat kamu yang mau sharing sesama pecinta atau beternak kalajengking.(**)