Nontong Abang Kandung Lagi Balapan Bocah SD Tewas di Tabrak

oleh -640 views

Asahansatu || Aksi balapan liar di ruas Jalan Tol yang masih belum selesai dikerjakan, akhirnya memakan korban, kali ini seorang bocah Sekolah Dasar (SD), Rajudin Akbar (11) Warga Dusun IV Desa Aras, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, tewas ditempat kejadian di Jalan Tol Indrapura – Kuala Tanjung, tepatnya di Desa Tanjung Kubah, Kecamatan Air Putih, Batu Bara.

Kasat Lantas Polres Batu Bara, AKP Eridal Fitra, melalui Kanit Laka, Ipda Wahidin, kepada media membenarkan kejadian tersebut. Rabu (09/06/2021).

Disebut Ipda Wahidin, korban Rajudin Akbar pada Selasa malam (08/06), lagi menonton aksi balapan liar di lokasi jalan Tol, di Desa Tanjung Kubah.

Korban merasa kegirangan setelah melihat abang kandungnya berhasil menang, sambil meloncat – loncat kegirangan. “Tanpa disadari korban masuk ke arena balap, dan ditabrak oleh lawan abangnya yang kalah, dengan kecepatan tinggi,” jelas Wahidin.

Korban ditabrak oleh Aria Aditia (21) warga yang sama dengan mengendarai sepeda motor Supra X 125 BK 3060 UAB, ujar Kanit Laka.

Aditia selamat, hanya mengalami luka ringan, sedangkan korban mengalami luka serius karena terseret dan tewas ditempat, tambah Ipda Wahidin.

Terpisah, Kapolsek Indrapura, AKP Sandi, melalui Kanit Reskrim, Iptu Fahmi, mengatakan, pihak Polsek Indrapura sudah berulangkali melakukan razia di lokasi jalan Tol yang dijadikan arena balapan.

Bahkan baru – baru ini, 25 unit sepeda motor yang diamankan oleh petugas Polsek Indrapura, mereka selalu berpindah – pindah lokasi, dan terus kita bubarkan, terang Iptu Fahmi.

Beberapa pintu masuk kejalan Tol di portal dengan kayu, namun anak – anak membongkarnya agar sepeda motor dapat masuk kelokasi, ungkap Kanit.

Kepala Desa Aras, Mohd Yusuf kepada wartawan mengatakan, sebagai orang tua harus peduli dengan aktivitas anaknya.

“Terkadang orang tua lengah dalam memantau anak, anak masih SD sudah bebas mengendarai sepeda motor,” ujar Kades Aras.

Dalam waktu dekat saya akan kumpulkan para orang tua dan anak remaja, agar tidak mengendarai sepeda motor ugal – ugalan, sebagai orang tua harus tegas, jangan kalah dengan anak sendiri, demi keselamatan nyawanya sendiri, tegas Yusuf.

Sebagai masyarakat saya mendukung kalau pihak Kepolisian mengamankan sepeda motor yang dikendarai oleh anak – anak, agar ada efek jera, supaya mereka terhindar dari kecelakaan lalulintas, pinta M Yusuf.

Warga juga berharap agar pihak yang terkait dengan pembangunan jalan tol, agar menutup seluruh pintu masuk ke jalan tol, terutama yang sudah di cor beton, untuk menghindari korban berikutnya.(Plk)

No More Posts Available.

No more pages to load.