Pak Bupati, Tolong Ringankan Beban Keluarga Penderita Hidrosefalus ini

oleh -444 views

KISARAN – Hati orangtua mana yang sanggup bila melihat anaknya menderita karena mengidap penyakit. Terlebih bila hal itu sudah berjalan puluhan tahun. Tidak ada bukan ???

Seperti itulah yang harus dialami dan dirasakan Marniar, wanita paruh baya berusia 54 tahun selama 25 tahun ini, yang dengan setia menemani dan merawat putri sulungnya, Dahlia, penderita hidrosefalus (penumpukan cairan pada rongga otak, red ).

“Sudah 25 tahun anak saya kek gini, dia hanya bisa berbaring. Tak sampai hati saya menengoknya. Kadang saya bertanya-tanya, kenapa Allah memberi cobaan begitu berat sama kami,” ucapnya lirih sembari menyeka air matanya, ditemui di rumahnya, di Dusun I Desa Air Joman Kecamatan Air Joman, Minggu (27/5) sore.

Sambil sesekali mengibaskan kipas yang ada di tangannya ke tubuh Dahlia, putri sulungnya dari 5 bersaudara, Marniar mengisahkan kalau penderitaan yang dialami Dahlia merupakan penyakit sejak lahir.

“Dahlia memang terlahir dengan kondisi tidak sempurna. Ukuran kepala Dahlia melebihi ukuran kepala bayi normal yang baru. Tubuhnya lemah tak bertenaga. Penyakit ini membuat anak kami bagian kepala membesar, sementara tubuhnya tampak terliat kurus,” ucap Marniar.

Diakui wanita yang sehari hari bekerja sebagai buruh upahan sebagai tukang Koncek (pencungkil) kelapa ini, penghasilan suami dan dirinya tak mampu untuk membawa Dahlia berobat ke rumah sakit yang memiliki peralatan lengkap.

“Suami saya hanya jual ikan keliling Selama ini ya mengobati seadanua saja. Gimana mau berobat ke rumah sakit yang punya alat lengkap, makan aja kami susah dek. Palagi masih ada 4 orang lagi anak kami yang butuh biaya,” ucapnya sembari mengelus dahi Dahlia dengan lembut.

Begitupun, disetiap hembusan Doanya, Marniar masih mempunyai harapan, semoga di luar sana masih ada orang yang berhati mulia bersedia mengulurkan tangan untuk kesembuhan Dahlia.

“Saya mengharapkan mukjizat dari Tuhan. Selain itu saya yakin di luar sana ada orang baik yang bersedia membantu pengobatan Dahlia. Terkhusus saya berharap agar pintu hati bapak Bupati, Taufan Gama terbuka dan bersedia membantu, Amin,”ucapnya dengan raut wajah penuh harap mengakhiri pembicaraan. (AS2)

No More Posts Available.

No more pages to load.