Asahansatu | Olahraga termasuk salah satu bidang yang dapat menaikkan citra bangsa di mata dunia, salah satunya Bulutangkis. Kepopuleran olahraga ini dimulai ketika Indonesia berhasil menorehkan tinta emasnya di kejuaraan-kejuaraan olahraga dunia di era tahun 80-an. Dan sampai sekarang, dengan kemenangan atlet Indonesia di ajang Yonex All England Open Badminton Championship 2014, menjadi bukti bahwa PBSI mampu menjaga kejayaan dunia perbulutangkisan.
Dari sektor Ganda Campuran, Lilyana Natsir (Butet) berhasil memenangkan kejuaraan Yonex All England 2014 bersama Tantowi Ahmad melawan pasangan China, sedangkan M. Ahsan dan Hendra Setiawan yang berada di ranking satu dunia berhasil mengalahkan pasangan dari Jepang. Tentunya Indonesia patut bangga atas keberhasilan PBSI dan atlet atlet Indonesia ini.
Dalam rekap prestasi badminton Indonesia sepanjang 2024, sederet pencapaian berhasil diraih oleh wakil Merah Putih.
Di ajang BWF World Tour, Indonesia mengoleksi 11 gelar juara.
Yang paling prestius, ada Jonatan Christie (tunggal putra) dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (ganda putra) yang berhasil menjuarai All England 2024 Super 1000.
Lalu di ajang Piala Thomas dan Uber 2024, tim beregu putra dan putri Indonesia kompak finis sebagai runner-up.
Kemudian di ajang BWF World Junior Mixed Team Championships 2024 alias Piala Suhandinata, Indonesia keluar sebagai juara.
Olimpiade Paris 2024 turut memeriahkan gelaran badminton 2024, Indonesia, prestasi terbaik diraih Gregoria Mariska yang membawa pulang medali perunggu.
Sedangkan di Tahun 2025, Tim bulutangkis Indonesia baru saja menjadi juara di Kejuaraan Bulutangkis Beregu Campuran Asia 2025. Tim Merah-Putih juara usai mengalahkan China 3-1. Kemenangan ini menjadi sejarah bagi Indonesia karena untuk kali pertama berhasil merebut piala kejuaraan beregu tersebut sejak 2017.
Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) sebagai induk organisasi di Indonesia memang sedang giat-giatnya membangkitkan kembali kejayaan dunia perbulutangkisan Indonesia. Hal ini sejalan dengan visi PBSI yaitu selaku organisasi profesional harus mampu mencetak atlet-atlet bulutangkis Indonesia menjadi juara dunia dan mempopulerkan kembali bulutangkis diseluruh tanah air.
Sejalan dengan visi tersebut diatas, salah satu misi PBSI adalah untuk meningkatkan dan memantapkan pengembangan kualitas pembinaan dan pelatihan bulutangkis didaerah yang meliputi pelatda, pusdiklat, serta klub dalam menjaring atlet-atlet muda potensial.

PB 3 Putera Kisaran salah satu anggota Pengkab PBSI Asahan ingin mengangkat atlet bulu tangkis Asahan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Terkait hal itu, Ketua PB 3 Putera Kisaran, Riadianto atau akrab disapa Pak Ucok disela-sela latihan rutin, mengatakan Pusdiklat Bulutangkis yang diberi nama PB 3 PUTERA KISARAN BADMINTON ACADEMY yang berlokasi di Hall Tugama Kisaran Jalan Pramuka Kisaran Samping Masjid Raya Kisaran. Rabu (16-04-2025)
Hal-hal tersebutlah yang mendasari PB 3 Putera Kisaran mendirikan Pusat Pendidikan dan Latihan Bulutangkis di Kisaran. Apabila Pusat Pendidikan dan Pelatihan Bulutangkis tidak segera didirikan, khawatir jumlah atlet yang berpindah akan semakin banyak, sehingga Asahan tidak mempunyai atlet yang berpotensial lagi.
Lebih lanjut dikatakan, PB 3 Putera Kisaran mendirikan Pusat Pendidikan dan Latihan Bulutangkis di Kisaran bertujuan untuk untuk membina atlet-atlet daerah Kisaran dan sekitarnya di Kabupaten Asahan supaya dapat meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional, diharapkan akan mampu melahirkan atlet berprestasi level nasional dan internasional dari Asahan. Mengikuti jejak atlet Indonesia yang sudah berprestasi di level internasional,” papar Pak Ucok.
Pusdiklat Bulutangkis yang dibentuk oleh PB 3 Putera Kisaran nantinya tidak hanya sebagai wadah pembinaan dan pelatihan, tetapi juga menjadi salah satu tempat seleksi atlet-atlet berbakat dari sekitar daerah Kisaran Kabupaten Asahan yang akan menghadapi pertandinganpertandingan Nasional di daerah tertentu maupun Internasional dibawah naungan PBSI Asahan.
Pak Ucok juga menambahkan, dalam perencanaan dan perancangannya Pusat Pendidikan dan Latihan Bulutangkis PB 3 Putera Kisaran ini masih dilaksanakan di Hall Tugama Kisaran yang berlamat di Jalan Pramuka Kisaran disamping Masjid Raya Kisaran.
Si Roy selaku Humas PB 3 Putera Kisaran disela-sela kesibukannya saat latihan, kepada kami mengatakan bahwa PB 3 PUTERA KISARAN BADMINTON ACADEMY ini dilatih dan di didik oleh pelatih yang sudah berpengalaman dan suda cukup lama juga melatih para atlet di Asahan ini. Pelatih Pertama yaitu Nurul Akbar Nasrullah atau yang biasa disebut Akbar, untuk pengalamannya yaitu Finalis IMT-GT internasional Malaysia, Juara 1 Aceh Cup SE Sumatera, Juara 1 Kejurprov Sumut, Juara 3 Banda Baru Batam Open dan beberapa kejuaraan lainnya. Sedangkan untuk Pelatih kedua adalah saudara Dandi Waluyo Simatupang memiliki pengalaman BWF Level 1 Internasional, Pelatih Fisik Level 1 Nasional, Juara 1 Kejurprov, Juara 1 O2SN Provinsi, Juara Pekanbaru SE Sumatera dan beberapa kejuaraan bergengsi lainnya.
Nah, jika ada saudara memiliki putera maupun puteri yang hobbi bermain badminton dan masih berusia sekolah dari PAUD sampai dengan kelas XI SMA/SMK sederajat, jika berminat dapat menghubungi saya di nomor 0857 6116 8908 atau bisa langsung kepada saudara Akbar, 0821 6624 6034 dan Dandi, 0895 3225 18670, dengan biaya pendaftaran sebesar Rp. 100.000,-/peserta (dapat seragam, bola selama latihan gratis), dan untuk biaya Pendidikan sebesar Rp. 200.000,-/peserta, katanya.
Ia membeberkan, setiap murid harus menjalani latihan selama 4 jam dalam sehari yaitu pada hari Senin, Rabu dan Jum’at latihan langsung dilapangan sedangkan pada hari Minggu akan dilaksanakan latihan fisik pada pagi hari. Para murid juga tetap mendapatkan pendidikan formal semisal mengikuti home schooling ataupun sekolah konvensional.
Si Roy berharap dengan adanya pusdiklat ini banyak calon-calon atlet berbakat yang bisa bertanding di kancah turnamen internasional sekaligus mengharumkan nama bangsa khususnya Kota Kisaran Kabupaten Asahan, imbuhnya.(RMP)

