PD.Mabmi Batu Bara dan Datok Matsyah Sematkan Tengkulok Kepada Jurnalis Batu Bara

oleh -128 views

Nak belayar belayarlah ke biduk…
Belayar sampai ke pulau Rupat….
Kalau nak pakai, pakailah kami punya tengkuluk….
Semoga menjadi kenangan sampai akhir hayat…

Pergi Berlayar anak nelayan…
Pergi berlayar mencari ikan…
Tengkulok Melayu sudah disematkan…
Aoresiasi kami untuk wartawan …

Demikian diucapkan pengurus Pimpinan Daerah Majlis Adat Budaya Melayu Indonesia (Mabmi) Batu Bara Datuk Mustofa Akhyar mendasari penyematan tengkuluk khas wangsa Melayu Batu Bara di pendopo Datuk Matsyah di Desa Kuala Indah Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batu Bara, Kamis (8/4/2021) petang.

Lanjut Mustofa, dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung, tak akan hilang Melayu dibumi, sekali layar terkembang pantang surut kebelakang.

Beranjak dari kearifan lokal budaya Melayu dan apresiasi terhadap dukungan media terhadap budaya Melayu, Mabmi dan Komunitas Gebeng Melayu Batu Bara memberi apresiasi tulus kepada tiga wartawan perwakilan dari Warung Apresiasi Pers ( Wappress ), ungkap Mustofa dengan penuh ikhlas.

Kami sematkan tenkulok kepada Sholeh Pelka, Ebson Pasaribu, dan Eka Suhendra, yang mewakili rekan pers, selama ini telah berkontribusi untuk mengekspos segala kegiatan Melayu dan mempopulerkan seni tradisional Gebeng Melayu Batu Bara, tambah Mustofa.

“Kami sengaja mengundang awak media yang cukup membantu mensosialisasikan kearifan lokal kita. Sebagai bentuk terimakasih dan apresiasi kami sematkan tengkuluk kebesaran wangsa Melayu Batu Bara kepada Sholeh Pelka, Ebson Pasaribu dan Eka Suhendra”, ujar Mustofa.

Pada kesempatan tersebut Datuk Mustofa Akhyar mendapat surprize dengan berobahnya alunan musik Gebeng menjadi lagu pop menyanyikan lagu ulang tahunnya.

“Pada hari ini memang saya berulangtahun yang ke 63. Terimakasih buat kejutannya. Pantas tadi pemain Gebeng tak nyambung latihannya ternyata mengerjai saya”, ucapnya.

Sementara Ketua PC Mabmi Kecamatan Sei Suka Datuk Matsyah mengungkapkan latihan gebeng yang diadakan hari ini merupakan latihan terakhir karena akan memasuki bulan suci Ramadhan.

“Inshaa Allah latihan terakhir sebelum Ramadhan ini dapat meningkatkan kemampuan dan kemauan mendalami kearifan lokal seperti Gebeng ini”, harap Pembina Komunitas Gebeng Melayu Batu Bara ini.

Datuk Matsyah juga berharap kedepan warga yang melaksanakan hajatan dapat bekerja sama dengan Gebeng Melayu Batu Bara, untuk menghibur para undangan, pungkas Datok Matsyah, Ketua PC. Mabmi Sei Suka.

Kami tidak menyangka kalau para wartawan diberi cindera mata, Tengkulok khas Melayu di Batu Bara, “terima kasih kami ucapkan mewakili jurnalis atas pemberian Tengkulok, semoga Mabmi Batu Bara dan Datuk Matsyah sehat selalu dan sukses dalam menjalankan amanah,” ucap Sholeh Pelka.(Plk)

No More Posts Available.

No more pages to load.