Pembeli Saham Bank Muamalat Berikan 2,5 persen Sahamnya ke MUI

oleh -973 views

Jakarta – Pembeli PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Setiawan Ichlas punya komitmen kuat dalam memajukan bank syariah di Indonesia. Dia pun akan memberikan sahamnya ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI).

Pria kelahiran Palembang ini mengungkapkan alasan sahamnya akan diberikan ke MUI karena pendiri awal Bank Muamalat ini adalah MUI. Jadi pertanyaan kemana sekarang MUI? 

“Mereka dibuang, tidak memiliki saham lagi. Dan, mereka tidak kebagian apa-apa lagi. Saya komitmen setelah saya ambil hak saya akan saya serahkan sebesar 2,5% ke MUI dan ICMI sebesar 1-1,5%,” ujar Iwan dalam keterangannya yang diterima Sabtu (14/10).

Iwan menuturkan, dirinya sudah berbicara langsung dengan Ketua MUI Maruf Amin dan sejumlah direksi baru yang akan ditempatkan di Bank Muamalat nantinya.

“Saya minta kepada mereka semua CSR kita nantinya diutamakan untuk umat. Dan MUI ini adalah satu lembaga yang diakui pemerintah untuk mewakili umat muslim di Indonesia,”terangnya.

Lebih jauh, Iwan menjelaskan, tujuan dirinya membeli Bank Muamalat yaitu membantu pemerintah, karena dirinya melihat pemerintahan ini sekarang lebih mengutamakan pembangunan infrastruktur. Penyaluran kredit ke infrastruktur untuk pemerintah dalam bentuk Equity Loan yang tidak bisa diberikan oleh Bank Konvensional. 

“Target kita ke depan penyaluran equity loan diutamakan terhadap BUMN Infrastruktur, kita akan backup penuh pemerintah karena saya cinta terhadap negara ini,” tegasnya. 

Diketahui, rencana PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) untuk menjadi pemegang saham PT Bank Muamalat Indonesia Tbk hampir mencapai babak akhir. Sampai saat ini, Minna Padi dan Muamalat sudah mengumumkan akan melakukan perjanjian pengambilalihan saham bersyarat. 

Melalui rights issue, Minna Padi berencana membeli kepemilikan saham Bank Muamalat mencapai 51% dengan nilai sebesar Rp 4,5 triliun. 

Seperti diketahui, Nama Setiawan Ichlas tiba-tiba menjadi buah bibir di bursa saham ketika memborong saham perusahaan Minna Padi Investama. Tercatat ada 2 kali aksi yang dilakukan oleh Setiawan di pasar negosiasi yaitu :4 Agustus 2017 : 1,25 miliar lembar di harga Rp 350 = Rp 437,5 miliar. Dan pada 11 Agustus 2017 : 250 juta lembar di harga Rp 350 = Rp 87,5 miliar.

Total 1,5 miliar lembar saham dengan nilai Rp 525 miliar berpindah tangan dan menempatkan nama Setiawan Ichlas menjadi pemegang saham pribadi terbesar dengan kepemilikan perusahaan sebesar 13,27%. 

Merujuk laporan keuangan tahun 2016, pemegang saham pribadi ada 2 orang yaitu Eveline Listijosuputro sebayak 1,3 miliar lembar atau 12,3% dan Henry Kurniawan Latief sebanyak 26 juta lembar atau 0,23%. Selain itu saham PADI dipegang oleh public sebanyak 80% dan PT Swakaryajaya sebanyak 6,9%.

Sebenarnya tidak banyak berita mengenai investor kelas kakap ini. Dari data BEI menyebutkan Setiawan berdomisili di Jakarta. Pria yang berumur 40-an itu tercatat menjabat sebagai president commisioner di PT Gamma Omega Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara. PT Gamma memiliki kantor di Kuningan dengan area pertambangan yang berada di Sumatera Selatan dan Kalimantan Selatan.

Selain itu, Setiawan juga tercatat sebagai komisaris dari beberapa perusahaan lain. 


No More Posts Available.

No more pages to load.