Polisi Jemput Kakek Lansia Yang Dibuang OTK Dipinggir Jalinsum

oleh -945 views

BATU BARA — Seorang Ayah mampu menghidupi sepuluh orang anak, tapi sepuluh orang anak belum tentu bisa menghidupi, menjaga seorang ayah, kata – kata orang bijak tersebut terjadi kepada Kek Wagimin (70), pria lanjut usia (lansia) ini harus menderita kelaparan dan kondisi kesehatannya menurun akibat ditelantarkan dipingir jalan oleh Orang Tak Dikenal (OTK) dipinggir Jalan Lintas Sumatera¬† (Jalinsum), Desa Perkebunan Dolok, Kecamatan Limapuluh, Kabupaten Batu Bara.

Wagimin sendiri ditemukan dengan kondisi lemas tak berdaya dipinggir jalan dibawah pohon sawit Lonsum oleh seorang pengembala ternak. saat ditemukan, pria berkulit gelap dan beramput putih itu ditemukan lemas dan hanya mengenakan kain sarung dan dua buah tongkat disebelahnya.
Pengembala lembu yang melihat kondisi Wagimin langsung melaporkannya ke Petugas Polsek Limapuluh.

Usai mendapat laporan dari warga, Bripka Abd Khoir dan Bripka Suprapto langsung bergegas bergerak cepat menolong Wagimin dan membawanya menggunakan mobil Pick Up warga ke Puskesmas Limapuluh untuk mendapat perawatan medis. Di Puskesmas, Wagimin tampak begitu lemas dan belum dapat berbicara, petugas puskesmaspun langsung memberikan pertolongan dan coba membersihkan luka di kaki Wagimin yang tampak mulai membusuk.

Menurut Bripka Abd Khoir berdasarkan informasi dari pengembala ternak, Wagimin (70) pada Selasa (26/3) sekitar pukul 13.00 WIB, tampak diturunkan dari sebuah mobil, tak lama setelah menurunkan Wagimin, mobil yang belum diketahui identitasnya tersebut langsung pergi begitu saja.

“Bapak Wagimin kita lihat sangat kelaparan, makanya tadi kami langsung berikan dia makan roti, dan langsung kami bergegas bergerak cepat membawanya ke Puskesmas Limapuluh ini, agar dia mendapatkan perawatan medis,”ungkapnya.

Abdul Khoir berharap, agar Wagimin (70) dapat segera bertemu dengan anggota keluarganya.

“Kita berharap keluarganya yang mengetahui keberadaan bapak Wagimin ini dapat menjemputnya di Puskesmas Limapuluh ini. menurut bapak Wagimin saat masih bisa kami tanya, dia merupakan warga Simpang Selayang, Medan. memiliki istri bernama Brita Br Tarigan, anak bernama Martin dan saudaranya bernama Umum Purba, dia juga tidak mengenal siapa yang menurunkannya dari mobil,”jelasnya. ( AS1/Plk )