Polres Asahan Ringkus Pelaku Judi Togel dan Tembak Burung

oleh -494 views

Asahansatu || Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH menggelar kegiatan  press release terkait pengungkapan dua kasus perjudian yang beroperasi di Kab. Asahan Bertempat di ruang Press Release Mako Polres Asahan, Kamis(12/08/2021) Sore.

Turut hadir dalam kegiatan Release Tersebut yaitu Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Rahmadani SH.MH. Kanit Jatanras Polres Asahan IPDA Dian Simangunsong SH, Awak Media Elektronik dan Cetak.

Menurut Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira SIK. MH, saat press release , pengungkapan kasus judi Tembak burung merupakan hasil laporan masyarakat yang resah terhadap keberadaan judi tersebut selanjutnya dikembangkan petugas untuk memastikan informasi tersebut.

“Pelaku berinisial “SF” yang berperan sebagai operator mesin judi tembak burung yang ditangkap oleh pihak Kepolisian Polres Asahan dimana saat dilakukan penggerebekan di Tempat kejadian perkara, pelaku tersebut sedang bermain judi tembak burung di Dusun I Desa Puasa Ulu Kec.Tinggi Raja Kab. Asahan.

Pelaku berhasil ditangkap pada hari Selasa, 10 Agustus 2021 Sekira Pukul 23.00 Wib Dari tangan pelaku turut diamankan barang bukti berupa 1 (satu) unit mesin judi tembak burung uang tunai sebesar Rp 180.000,- (Seratus Delapan Puluh Ribu Rupiah), 1 (satu) buah chip voucher, 1 (satu) buah kunci mesin game , dan 1 (satu) buah obeng turut juga diamanakan.

Sedang pelaku judi Togel berinsial “YN”  Diamankan Oleh Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Asahan di Jalan Gatot Subroto Kel. Kedai Ledang Kec. Kisaran Timur Kab. Asahan.

Pelaku “YN” diamankan petugas saat sedang menulis angka Togel dengan membuka Situs Website 4D Prize kemudian petugas langsung mengamankan pelaku dan barang bukti berupa  1 (satu), lembar kertas yang bertuliskan pesanan angka, 1 (satu) buah pulpen, 1 (satu) unit handphone merk samsung J7 prime warna silver uang tunai sebanyak Rp. 361.000,- (tiga ratus enam puluh satu ribu rupiah).

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya kini kedua pelaku YN Dan “SF” diamankan di Mapolres Asahan, pelaku akan dikenakan pasal pasal 303 KUH Pidana dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.