Proyek Replika Rumah Kesultanan Asahan Diduga Asal Jadi

oleh

Asahansatu || Proyek pekerjaan replika rumah Kesultanan Asahan yang berada di hutan kota Jalan Pahlawan, Kelurahan Pantai Burung, Kecamtan Tanjungbalai Selatan, Kota Tanjungbalai, diduga tidak sesuai dengan asli nya dan pengerjaanya terindikasi asal jadi. Kamis, (7/12/2023).

Aldo ketua GAPAI saat dikonfirmasi mengatakan, proyek yang dikerjakan oleh CV. HJP dari anggaran APBD provinsi Sumut dengan biaya Rp. 4.679.159.000, diduga kuat tidak sesuai dengan aslinya dan proses pengerjaannya banyak kejanggalan dan diduga adanya pengurangan volume bahan bangunan.

“Anggaran nya bukan sedikit, tapi pekerjaannya diduga kuat asal jadi tidak sesuai dengan aslinya dan asal untung bagi kontraktornya saja”,ujarnya.

Sebagai pemuda Tanjungbalai sosial kontrol, Aldo meminta aparat penegak hukum (APH), agar memeriksa bangunan tersebut dan Kontraktor nya atas dugaan melakukan pekerjaan asal jadi dan diduga adanya unsur tindak pidana korupsi dalam proyek tersebut.

“Saat saya dan rekan Herman Chaniago saat mengkonfirmasi pihak pengawas Bina Marga Tanjungbalai dan konsultan pengawas, seakan2 tidak mau memberikan penjelasan dan hanya diam saja, bahkan pak Asnan selaku konsultan pengawas dari CV. HJP, beralasan ada urusan penting sehingga kami ditinggalkan begitu saja dan hanya di jawab oleh bapak Irwanto dan satu rekannya saja, dengan jawaban apa adanya yang hanya melakukan pengawasan sesuai kedinasan yang hanya sesekali melihat nya”, kata Aldo kepada Wartawan.(HNS)