Medan – Prof Yusril Ihza Mahendra Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) terus melakukan konsolidasi di tubuh Partai Bulan Bintang diseluruh indonesia guna memperkokoh jaringan partai bernomor 19 ini di daerah-daerah dalam menghadapi Pemilu 2019.
Setelah sebelumnya sukses menyelenggarakan konsolidasi dan pemantapan caleg DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kab/Kota di Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan Padang hari ini Yusril hadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) dan Pembekalan Caleg Se- Sumut.
DPW PBB Sumut mengambil tema dalam konsolidasi yang berlangsung hari ini Senin 11 dan 12 Desember 2018 adalah “#2019 PBB Fokus Pileg”
Ribuan kader dan Caleg PBB se-Sumut memadati Aula Hotel Madani Jalan S.M.Raja Kota Medan. Senin, (11/8)

Ketua DPW PBB Sumut Drs H Awaluddin Sibarani dalam sambutanya mengatakan, Ketika dirinya mendengar Yusril bersedia menjadi Lawyer Paslon Capres-Cawapres Jokowi-Ma’ruf terasa bagaikan gempa.
“Ketika Bang Yusril menerima tawaran sebagai Lawyer Pak Jokowi-Maruf Amin mendengar itu seperti gempa yang terasa, dan Handphone Saya matikan 3 hari” ungkapnya disambut gelak tawa para hadirin.
Akan tetapi, Awaluddin menegaskan bahwa, DPW dan DPC PBB se-Sumut siap mendukung penuh langkah yang di ambil ketum Yusril dalam menyelamatkan Partai Bulan Bintang (PBB) pada pemilu 2019.

“Kami DPW dan DPC sudah sepakat menyerahkan sepenuhnya kepada ketum untuk menentukan arah kebijakan partai dalam Pemilu 2019 dan Satu komando dibarisan Bang Yusril,” tegas Awaluddin Caleg DPRD Sumut Dapil 3 Nomor Urut 1 itu.
Dalam Sambutannya, Yusril menegaskan pentingnya fokus pada perhelatan Pemilu 2019 mendatang.
“Tak ada pilihan lain bagi PBB bila ingin eksis dan diperhitungkan kecuali kerja keras, kerja ikhlas dan fokus menghadapi Pileg 2019, kita harus buktikan bahwa PBB Siap bertarung di Pemilu 2019”, ujarnya

Masih dikatakannya, bahwa dalam politik, kita bisa berkompromi. Kompromi demi kemaslahatan masyarakat, bukan untuk kedzoliman.
“Saya (Yusril) bukan menghalalkan segala cara, tapi saya akan menempuh banyak cara untuk menyelamatkan PBB dari ambang batas 4%, Partai Bulan Bintang harus masuk di DPR RI sampai ke daerah, kita tidak bicara eksekutif karena disitu yang diuntungkan hanya Gerindra dan PDI-P.
Terakhir, Pakar Hukum Tata Negara ini mengatakan bahwa Hukum diciptakan oleh kekuatan-kekuatan politik. Kita, Ummat islam perlu solid membangun kekuatan bersama, sehingga tidak diobok-obok di hari-hari yang akan datang.

“Jika Prabowo-Sandi menang kita minta ulama mengawalnya, dan bila Jokowi terpilih kembali, biar saya yang kawal Presiden Jokowi, tutupnya.
Selain para Caleg dan Pengurus DPW maupun DPC PBB, Tampak hadir dalam acara tersebut Ketua Dewan Syuro PBB MS Kaban, Wakil Gubernur Sumut Musa Rajeck Syah, Ketua Generasi Muda PEKAT-IB Sumut Khairul Anhar Harahap,SH, Ketua KAHMI Sumut, Ketua MUI Sumut, Muslimat Alwasliyah, dan unsur organisasi lainnya.(AS2)


