Ricuh, Konfercablub KSPSI Asahan Batal di Gelar

oleh -421 views

Asahan Satu || Ricuh saat Konferensi Cabang Luar Biasa (Konfercablub) IX Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Asahan, Sabtu (17/10),akhirnya batal di gelar.

Penyebabnya adanya dua kubu peserta mewakili Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia (FSPTI). Akibatnya, Konfercablub yang seyogyanya memilih ketua KSPSI Asahan batal dilaksanakan.

Kericuhan ditengarai karena pelaksanaan Konfercablub tidak sesuai mekanisme yang diatur dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) KSPSI. Awalnya karena adanya dua kubu FSPTI, yakni kubu Irwansyah dan Suib Nasution. Mirisnya, tanpa mengindahkan AD/ART organisasi, pimpinan sidang sementara menetapkan FSPTI kubu Irwansyah Panjaitan sebagai peserta konferensi.

Penetapan yang terindikasi diluar konstitusi organisasi itu membuat massa FSPTI kubu Suib Nasution protes sehingga terjadi keributan. Bahkan, sempat diwarnai aksi lempar bangku dari belakang.

Suasana pun sempat tegang dan terjadi komunikasi yang cukup alot antara ketua SFPTI Asahan dengan ketua KSPSI Sumatera Utara, CP Nainggolan.

Dalam komunikasi itu, CP mengatakan, FSPTI kubu Suib Nasution bukan di bawah naungan KSPSI pimpinan CP Nainggolan, melainkan di bawah naungan Sabam Manalu yang saat ini tidak diketahui siapa ketua KSPSI di Sumut.

Mendengar pernyataan itu, suasana kembali ricuh dan tak terkendalikan dan terpaksa personel Polres Asahan turun untuk menenangkan massa dari kubu Suib Nasution. Suasana ricuh hanya bisa ditenangkan apabila Konfercab Lub itu dibatalkan. Melihat suasana rebut, akhirnya pimpinan sidang mengambil tindakan dengan cara membatalkan Konfercablub.

“Konfercab ini kita batalkan karena masalah internal,” tegas CP Nainggolan.

Ketua FSPTI Asahan, Suib Nasution mengatakan, Konfercab diatur dalam AD/ART KSPSI, tapi dalam pelaksanaan konfercab ini tidak sesuai dengan AD/ART dan dilaksanakan berdasarkan selera.

“Konfercab KSPSI ini sudah tidak lagi sesuai AD/ART yang ada di KSPSI. Inilah yang memancing anggota FSPTI marah,”tegas Suib kepada wartawan.

Ironisnya, pembatalan Konfercablub KSPSI Asahan itu tanpa batas waktu. Banyak PUK yang menjadi peserta heran dengan keputusan penundaan tanpa batas waktu tersebut.(**)