Saat Tunggu Pembeli, Herman Pengedar Sabu Tak Berkutik Diringkus Tim Polisi

oleh -1.079 views

Tanjung Balai — Sat Res Narkoba Polres Tanjung Balai berhasil menangkap salah seorang pelaku pengedar barang haram narkotika jenis sabu saat akan melakukan transaksi sabu di kawasan Jalan Pelabuhan Ujung, Kelurahan Perjuangan, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai. Rabu (5/2) sekitar pukul 11.30 wib.

Pelaku bernama Hermansyah alias Herman (32) warga Jalan Rintis Dusun I, Desa Sei Apung Jaya, Kecamatan Tanjungbalai, Kabupaten Asahan.

Hal itu dikatakan oleh Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH bahwa pelaku ditangkap berawal dari adanya laporan masyarakat yang mengatakan bahwa di depan satu warung di kawasan Jalan Pelabuhan Ujung Kelurahan Perjuangan Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai sering terjadi transaksi narkotika jenis sabu.

“Usai menerima informasi tersebut, personil Unit II Opsnal Sat Res Narkoba langsung turun kelokasi guna melakukan penyelidikan,” ujar AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH.

Lebih lanjut, Kapolres Tanjung Balai menerangkan bahwa pada saat dilakukan penyelidikan itu, personil menemukan tersangka yang sedang duduk-duduk di depan satu warung, diduga sedang menunggu calon pembeli dari barang haram yang dijualnya itu.

“Petugas pun langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka serta mengamankan barang buktinya berupa satu kotak rokok merk Lucky Strike yang berisi satu bungkus plastik klip transparan diduga berisi narkotika jenis sabu,”terangnya

Kemudian, saat petugas melakukan introgasi terhadap pelaku dan mengaku bahwa narkotika jenis sabu yang ada di dalam bungkusan rokok Lucky Strike tersebut adalah benar miliknya.

“Untuk pemeriksaan lebih lanjut sekaligus mempertanggung jawabkan perbuatannya itu, tersangka berikut dengan barang buktinya langsung degelandang ke Mako Polres Tanjungbalai,” terang Kapolresta Tanjungbalai.

Kemudian AKBP Putu Yudha Prawira menambahkan saat ini barang bukti yang diamankan dari tersangka berupa satu bungkus plastik klip transparan diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat kotor 1,50 Gram, satu kotak rokok merk Lucky Strike dan satu unit handpone merk Nokia warna hitam.

“Atas perbuatannya tersebut tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) subsidair Pasal 112 ayat (1) dari Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun kurungan,”terangnya.