Sahuti Keluhan Warga Kesulitan KTP, Masa GM Pekat-IB Kecamatan Kisaran Timur Geruduk Disdukcapil

oleh -1.318 views

ASAHAN — Berbulan-bulan lamanya warga Asahan khususnya di kota Kisaran yang ingin mengurus identitas kependudukan (e-KTP) resah dan galau. Hal itu disebabkan kosongnya blanko e-KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Pemkab Asahan, sehingga harapan memiliki KTP menjadi pupus.

Sahuti keluhan dan pengaduan masyarakat tersebut, puluhan Pengurus Kecamatan Generasi Muda Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (GM PEKAT-IB) Kisaran Timur berunjukrasa di depan kantor DPRD, Disdukcapil dan kantor Bupati Asahan, meminta pertanggungjawaban Pemkab atas kekoso gan blanko e-KTP. Kamis (16/1)

Dalam orasinya, Agus Salim selaku kordinator lapangan berujar bahwa menurut UU nomor 23 tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan bahwa seharusnya ketersediaan e-KTP menjadi tanggungjawab pemerintah.

“Hak kami sebagai warga negara Indonesia dikangkangi Pemkab Asahan, sulitnya mengurus KTP di Disdukcapil itu sama dengan melalaikan tanggungjawabnya kepada masyarakat, berapa banyak masyarakat yang akhirnya terkendala dalam mengurus BPJS dan urusan lainnya karena tak memiliki KTP”, teriak Agus Salim.

Agus juga menyatakan bahwa ASN yang bekerja di Disdukcapil terkesan tidak optimal dalam pelayanan masyarakat yang datang ke Kantor itu.

“Kami minta Bupati H Surya BSc untuk mengevaluasi jabatan Supriyanto sebagai Kadisdukcapil karena dianggap tidak berkompeten dalam tugas dan fungsinya, serta tidak mampu melakukan langkah langkah strategis dalam pelayanan dan penanggulangan kekosongan e-KTP saat ini”,tegas Agus.(**)