Sempat Ribut Dengan Oknum Polisi, Penjaga Kafe Tewas

oleh -894 views

KISARAN – Wak Man, penjaga malam Kafe Winda tewas tak lama usai ribut dengan seorang oknum personil Polres Asahan, berinisial Mr.

Beragam informasi yang diperoleh asahansatu.com terkait kejadian itu. Salah satunya menyebut, Senin (14/5) sekira pukul 03.20 WIB, pria setengah baya asal Kota Palembang itu bertemu dengan Mr, di sekitaran Terminal Madya Kodya Tanjung Balai, yang berujung dengan keributan.

Tak lama kemudian, keduanya lantas berpisah. Wak Man, pria yang disebut-sebut hidup sebatang kara di kota kerang itu lantas kembali ke tempat dirinya bekerja, yang berada di Batu VII jalan Sudirman Kodya Tanjung Balai.

Siangnya, sekira pukul 11.10 WIB, wak Man lantas beranjak ke rumah salah seorang mantri (tenaga kesehatan pria), tak jauh dari tempatnya bekerja. Entah mengapa, belum sempat ditangani, wak Man menghembuskan nafas terakhirnya di rumah mantri tersebut.

Kejadian ini lantas dilaporkan ke pihak pengelola Kafe Winda, dan diteruskan Ke Polres Tanjung Balai.

“Tadi malam ributnya. Ada yang bilang karna masuk angin dia ninggal. Usianya 50 tahunan,” ucap seorang sumber pada asahansatu.com, sekira pukul 15.20 WIB.

Sementara info lain, kejadian tersebut berawal dari kedatangan Mr mengendarai sepeda motor berboncengan dengan seorang rekannya, disebut-sebut oknum polisi juga, ke rumah Winda, yang tak lain pemilik Kafe Winda, yang berada di Kecamatan Datuk Bandar Kodya Tanjung Balai sekira pukul 03.30 WIB.

Saat itu, antara Winda dan Mr terjadi keributan. Selanjutnya Winda menghubungi korban untuk datang ke rumahnya, membawa seorang kepala lingkungan. Korban lantas menyanggupi permintaan bosnya itu.

Namun tak lama, kepala lingkungan yang ikut serta dengan korban memilih pulang, dengan alasan dirinya hanya kepala lingkungan sekitar kafe dan bukan kepala lingkungan tempat tinggal Winda.

“Pas di jalan sebelum sampe rumah si kepling, orang wak man diikuti kedua pelaku. Di jalan wak man bilang sama si kepling itu, kalo dua orang yang ngikuti itu adalah polisi. Trus si Kepling turun wak man balik ke kafe. Gak tahu aku apa sempat dipukuli di kafe apa tidak wak man. Ini lagi lidik orang polres tanjung balai, karna saksi kuncinya si kepling itu,” ucap sumber itu.

Lanjut sumber tadi, antara oknum Mr dengan Winda ada terjalin hubungan asmara.

“Si Mr becewe sama yang punya kafe. Gak tahu lah apa ada hubungannya sama wak man. Aku gak ada simpan foto korban. Tapi sekarang si pelaku sudah diamankan Polres Asahan,” ucap sumber lain minta identitasnya disembunyikan.

“Saya baru dengar. Tapi dia (Mr) udah (dinas) di (Tahti) Polres asahan. Sejak saya disini dia tidak personil kita lagi. Terimakasih infonya,” ucap Kapolsek Sei Kepayang, AKP Sunarto dari seberang seluler, Senin (14/5) sekitar pukul 17.26 WIB.

“Info dapat kita cek dulu ya,” balas Kasat Reskrim Polres Tanjung Balai, AKP B Siahaan menjawab konfirmasi melalui pesan whatsapp, sekira pukul 16.33 WIB.

Terpisah, Kapolres Asahan AKBP Yemi Mandegi SIK dikonfirmasi asahansatu.com menjelaskan akan mendalami kejadian tersebut.

“Barusan saya cek dari kasi propam, laporannya tidak ada terjadi pemukulan ataupun perkelahian. Yangbersangkutan langsung pulang saat itu dari keterangan di lapangan. Penjaganya sakit karena masuk angin. Namun demikian akan saya dalami kembali ya. Makasih info nya,” balas Yemi melalui pesan whatsapp, sekira pukul 20.03 WIB. (A2)

No More Posts Available.

No more pages to load.