Seorang Pekerja Pembuat Keranjang Bersimbah Darah Usai Ditikam

oleh -2,174 views

Asahansatu || Masyarakat dihebohkan dengan seorang pekerja pembuat keranjang bersimbah darah di depan salah satu rumah warga di Jalan. Pematang Pasir Lk. V. Rabu (03/07/2022).

Warga baru mengetahui setelah melihat banyak polisi ke gudang tempat pembuatan keranjang pagi hari sekitar pukul 9:35 Wib, adanya salah satu pekerja menjadi korban penikaman, kejadian tersebut berada di Jalan Pematang Pasir, Lk. V, Kelurahan Pematang Pasir, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai.

Kapolsek Teluk Nibung AKP R.A.Z Simamora, SH ketika di konfirmasi melalui pesan Whatsapp mengatakan sedang dalam proses penyelidikan motif penikaman tersebut. “Saat ini sedang dalam proses, mohon doa nya ya bg”,ucapnya.

Pantauan wartawan di tempat kejadian, terlihat lokasi sudah dipasangi garis polis line dan terlihat pintu dan lokasi sekitar bersimbah darah.

Kepala lingkungan V Yusuf ketika di konfirmasi di rumah nya mengatakan bahwa beliau mendapatkan informasi sekitar pukul 03:00 wib saat julianto memberi tahu bahwa ada salah satu warga yang datang ke rumahnya dalam keadaan berlumuran darah.

“Saat itu Julianto memberi tahu bahwa ada warga yang minta tolong ke rumahnya, dan saya langsung menghampiri untuk melihat siapa warga tersebut namun kondisi gelap saya tidak mengenali, setelah saya melihat nya, saya yang di samping Julianto langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Teluk Nibung”, ucap yusuf.

Setelah beberapa lama saya perhatikan kemudian saya memanggil Sutris pemilik gudang tersebut untuk mempertanyakan apakah ini pekerja nya, sutris pun tiba di menanyakan siapa korban tersebut, setelah menyebutkan namanya Efendi, sekira Pukul. 04:48 wib, kami langsung membawa ke rumah sakit umum untuk dilakukan perawatan, beruntungnya beliau masih bisa diselamatkan dan saat ini di rawat di rumah sakit Bina Kasih Medan”. Lanjutnya.

Menurut Yusuf, kejadian sekira Pukul 02:00 wib dan saat itu Efendi sedang sendirian di dalam gudang tersebut yang mana 3 rekan nya sedang pulang kampung, sehingga pelaku melancarkan aksi nya.

Yusuf juga mengatakan, beberapa bulan yang lalu, korban dan pelaku juga sudah pernah ribut dan didamaikan secara kekeluargaan karena si pelaku tak terima ibu nya berpacaran dengan si korban.

“Mereka juga pernah ribut dan kita damaikan, namun persoalan ini kita belum tau apa motif nya, karena si pelaku melarikan diri setelah melakukan penusukan tersebut”, ucapnya.

Sebelum dibawa ke medan, ibu pelaku menanyakan siapa yang melakukan, dan si korban menjawab pelaku anak nya sendiri berinisial A, pelaku masuk dari jendela dan langsung menyerang korban yang saat itu sedang dalam keadaan tertidur.

Korban sendiri mengalami luka tusuk di bagian dada sebelah kanan, leher sebelah kiri, dagu, bibir, dan tangan sebelah kanan. Kondisi Korban saat ini sudah mulai membaik.(HNS)


No More Posts Available.

No more pages to load.