Seorang Remaja Jadi Korban Penganiayaan,Pelaku: Lapor Sana ke Polisi,Gak Takut Aku

oleh -431 views

Asahansatu || Korban penganiayaan, ARA (15), warga Kelurahan Sei Rengas, Kecamatan Kota Kisaran Barat. Dia dianiaya dua pria dewasa, Di dan Jo, di kediaman pelaku di Jalan Singa Raja Gang Rambutan, Kecamatan Kota Kisaran Barat.

Diuraikan korban ARA, peristiwa penganiayan terhadap dirinya terjadi pada hari, Rabu (8/9/2021), berawal saat korban ARA tidur dibangunkan termannya, An, dan mengajak korban ke rumah teman mereka, De di Jalan SM Raja Gang Rambutan, Kecamatan Kota Kisaran Barat.

“Awalnya aku gak tau, ngapain kawanku An ngajak ke rumah De. Taunya aku udah sampai rumah De, si An bilang mau pinjam rekening milik De untuk menerima transfer uang,” Ungkap korban kepada media Kamis (9/9/2021) malam.

Tidak berhasil menemui De, karena De tidak berada di rumah. Namun mereka disambut oleh Abang De, berinisial Di dan Jo.

“Setelah itu saya dituturkan di dapur rumah, saya dipukuli oleh Di dan Jo sehingga mengalami bengkak kedua mata saya dan biram sampai bengkak dan lebam, dan pelipis saya juga disundut api rokok,” ujar korban

Usai menganiaya korban, kedua pelaku dengan lantang mengatakan kepada korban untuk membuat laporan ke Polisi, “Lapor sana ke Polisi gak takut aku. Biar kulapor balik kau”.

Setelah mengetahui anaknya dianiaya oleh kedua pelaku, pada hari, Kamis (9/9/2021) orangtua Korban, Syahril Efendi membawa korban ke Mako Polres Asahan dan membuat laporan pengaduan penganiayaan korban ARA.

“Tadi udah kami buat laporan ke Polres Asahan. Diterima Unit PPA Polres Asahan, dan sudah dilakukan visum atas luka-luka anakku,” ujar Syahril ayah korban

Beberapa bulan lalu korban ARA juga dianiaya oleh sekelompok pemuda di dekat kediamannya. Dan Syahril mengaku telah membuat laporan ke Polres Asahan.

“Sampai sekarang kami tidak ada dapat kabar kelanjutannya, Bang. Kami berharap, kasus penganiayaan anakku kali ini kiranya diproses sesuai hukum yang berlaku oleh Polres Asahan,” pungkasnya.

Kapolres Asahan, AKBP Putu Yudha Prawira saat dihubungi media melalui selular berjanji untuk menindak lanjuti kasus penganiayaan tersebut.

“Nanti saya cek perkembangan kasusnya,” balas AKBP Putu singkat kepada media, Kamis (9/9/2021) malam. (SFN)

No More Posts Available.

No more pages to load.