Sepanjang 2019, Sebanyak 38 Personil Jajaran Poldasu di Pecat Secara Tidak Hormat

oleh -967 views

Medan — Sebanyak 38 personel dipecat atau menjalani pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH), dari 96 personil yang melanggar kode etik dijajaran Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu).

Hal itu dikatakan oleh, Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin Siregar bahwa dari 38 kasus tersebut masing-masing 1 kasus dilakukan oleh personel berpangkat Perwira Menengah (Pamen), 3 orang Perwira Pertama (Pama) dan 34 Bintara. Sedangkan sisanya, sejauh ini masih dalam proses.

“Tahun 2018 ada 65 orang personel yang dipecat atau PTDH, terjadi penurunan di Tahun 2019,” ungkap Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin kepada wartawan, Kamis (2/1).

Lebih lanjut, Irjen Pol Martuani Sormin Siregar menjelaskan, terdapat 351 kasus pelanggaran disiplin yang dilakukan personel jajaran Polda Sumut selama 2019. Di antaranya dilakukan 2 personel berpangkat Pamen, Pama 23, Brigadir 370 dan PNS 1 orang.

“Sedangkan selama 2018, ada 734 kasus pelanggaran disiplin, di antaranya dilakukan oleh personel berpangkat Pamen 16, Pama 53, Brigadir 740 dan PNS 7 orang. Jadi di tahun 2019, ada penurunan kasus,” jelasnya.

Kemudian Kapoldasu mengatakan, pelanggaran pidana yang dilakukan personel di antaranya penganiayaan, terlibat narkoba, judi, pemerasan, pencurian, penipuan, perzinahan, KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) hingga menelantarkan keluarga.

“Selama 2019, ada 6 personel yang melakukan penganiayaan. Kemudian terlibat narkoba ada 17 personel, KDRT ada 4 personel, perzinahan ada 1 orang, pencabulan 1 orang, menelantarkan keluarga ada 4 orang, penggelapan ada 3 orang. Semuanya itu berpangkat Brigadir,” pungkasnya (**)

No More Posts Available.

No more pages to load.