Surat Guru Besar ke Presiden Bocor, KAMI Kritik Kinerja Mensesneg Pratikno

oleh -556 views

Asahan Satu || Beredarnya surat yang viral terkait pengajuan cv dan surat pertimbangan kelayakan, oleh seorang guru besar kepada Presiden akhir-akhir ini mulai menjadi ancaman yang serius terhadap prinsip tata kelola administrasi yang baik.

Beredarnya surat tersebut mengindikasikan adanya pengelolaan surat yang tidak serius di dalam pemerintahan. Menurut Ketua Umum KAMI (Kaukus Anak Muda Indonesia) yang juga Relawan Jokowi, Abdul Rosyid T Walid sangat menyayangkan ketidak seriusan pemerintah dalam praktik administrasi surat. Dia juga menekankan bahwa benar adanya kerja seorang mensesneg Pratikno secara kinerja sangat politis, sehingga surat tersebut bocor dan malah mencemarkan nama baik si pengirim guru besar.

“Pembocoran dan beredarnya surat tersebut merupakan bentuk pelanggaran dalam prinsip tata kelola administrasi yang tidak baik. Seharusnya surat-surat tersebut perlu untuk dikelola secara baik agar tidak menuai polemik,” kata Rosyid saat saat di konfirmasi wartawan.

Dia Juga menambahkan “Saya merasa ada indikasi tidak baik yang dijalankan oleh mensesneg terkait pengajuan surat permohonan dan cv tersebut, apa lagi beliau yang menjadi korban ini adalah seorang guru besar di salah satu perguruan tinggi ternama di Sumatera. Atau memang ini bentuk kelalaian Pratikno selaku mensesneg yang tidak fokus sama kinerjanya, jangan sampai kinerjanya hanya sebagai penunjukan menteri dan order jabatan sesuai kepentinganya sendiri sehingga menutup potensi dari warga negara lain yang sekiranya kapabel, seperti kemaren saya katakan”.

Terkait hal tersebut, Rosyid meminta penegak hukum untuk melakukan pengusutan Bocornya rahasia negara tersebut, dan KAMI ( Kaukus Anak Muda Indonesia) akan melakukan pengawalan terkait masalah tersebut agar tidak terjadi lagi hal-hal yang sifatnya lebih fatal.(AS1)