Tipu Warga Tanjungbalai Ratusan Juta,Dua APH Gadungan Warga Asahan Ini Ditangkap

oleh

Asahansatu || Tipu korban dengan mengaku sebagai aparat penegak hukum (APH), dan berhasil meraup untung hingga ratusan juta rupiah, 2 (dua) orang warga Asahan berhasil diamankan Sat Reskrim Polres Tanjungbalai Senin (14/8/2023) sekira pukul 11.00 wib.

Adapun identitas kedua tersangka yaitu AAT (37), warga Jln. Mangun Sarkoro, Kelurahan Kisaran Barat, Kecamatan Kota Kisaran Barat, dan MS (29), warga Jalan Syekh Hasan, Komp. PT. KAI, Kelurahan Selawan, Kecamatan Kota Kisaran Timur,Kabupaten Asahan.

Sedangkan identitas pelapor atau korban A. N. A (33), warga Jalan Husni Thamrin, Komp. Cemerlang Asri, Kel. Pahang, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai.

Kasat Reskrim Polres Tanjungbalai AKP. Eri Prasetyo mengungkapkan kronologis kejadian terjadi pada hari minggu tanggal 20 November 2022 sekira pukul 19.00 wib, di jalan Husni Thamrin, Komp. Cemerlang Asri, LK. III, Kel. Pahang, Kec. Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai, telah terjadi tindak pidana penipuan yang dilakukan oleh pelaku AAT dan MS kepada korban inisial ANA.

Kejadian berawal dari salah satu pelaku mengaku sebagai pengacara dan bersedia serta sanggup membantu menyelesaikan permasalahan korban, kemudian pelaku beberapa kali meminta uang kepada ANA dan pelaku menjaminkan beberapa surat berharga yang diduga palsu untuk menyakinkan ANA.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp. 98.250.000 (Sembilan puluh delapan juta dua ratus lima puluh ribu rupiah), dan melaporkan para pelaku ke Polres Tanjungbalai agar diproses sesuai hukum yang berlaku, dengan laporan polisi Nomor: LP/B/160/VIII/2023/SPKT.Satreskrim/Polres tg balai/polda sumut, tanggal 09 agustus 2023.

Adapun modus kedua pelaku yaitu mengaku sebagai Kasat Reskrim dan Kanit Reskrim Polres Tanjungbalai serta juga mengaku sebagai seorang pengacara yang bisa membantu mengurus perkara yang saat ini sedang dialami oleh korban dan meminta sejumlah uang untuk keperluan penyidikan gelar perkara dan lain sebagainya.

Para pelaku juga membuat Dokumen-dokumen palsu yang dibutuhkan oleh tersangka AAT untuk melancarkan aksinya, kedua tersangka dalam hal ini juga terjerat dengan 2 laporan korban dari APH gadungan yakni penggelapan kendaraan bermotor. Pelaku sudah beraksi sejak akhir tahun 2022 hingga juli 2023.

AKP. Eri Prasetyo mengatakan, dari informasi masyarakat bahwa salah satu tersangka sedang berada di rumahnya, kemudian kasat reskrim beserta tim opsnal polres Tanjungbalai langsung turun dan satu pelaku AAT berhasil diamankan di rumahnya pada 14 agustus 2023 pukul 09.00 wib,

“Setelah mendapatkan informasi dari masyarakat yang dapat dipercaya, kami langsung turun menyisiri kab. Asahan dan berhasil mengamankan pelaku AAT di rumahnya tanpa perlawanan,” Ucap Kasat Reskrim Eri.

Kemudian pada hari senin tanggal 14 agustus 2023 sekira pukul 11.00 wib, satu tersangka atas nama MS juga berhasil diamankan di rumahnya dan langsung membawa pelaku ke Polres Tanjungbalai untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan yaitu 1 (satu) unit handphone merk oppo A3S warna merah, 1 (satu) unit handphone merk Redmi 9C warna biru, 1 (satu) kartu debit ATM Bank Central Asia (BCA), serta 1 (satu) kartu debit ATM Bank Rakyat Indonesia (BRI).(HNS)