Viral !!! Sejumlah Anak SD Minta Jokowi Dirikan Bangunan SMP dan SMA Negeri

oleh -1.015 views

KiSARAN – Sebuah postingan FB atas nama Daniel Simanjuntak mendadak viral di media sosial dan menjadi perbincangan warganet khususnya masyarakat asahan.

Dalam postingan yang dibuat tanggal 3 mei sekira pukul 21.32 WIB itu, terlihat sejumlah anak sekolah dasar berseragam lengkap didampingi 4 orang dewasa berkumpul di depan salah satu sekolah sembari membentangkan sejumlah karton berisi tulisan yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo.

“Bapak Presiden Joko Widodo. Tolong… Dirikan Sekolah SMP-SMA NEGERI didesa Huta Padang Kecamatan BP Mandoge
*Kami mau sekolah
*Kami mau pintar”.

Hingga hari ini, postingan tersebut sudah disukai sedikitnya 220 orang, 53 komentar dan dibagikan 103 kali.

Ada yang memberikan dukungan terhadap postingan tersebut, dan ada juga yang menyesalkan postingan tersebut.

Seperti tanggapan seorang warganet bernama Sizu Sitorus, “Terharu pak… Apalagi yg liat yg memang karton tulisan itu anak muridku… Sedihhhh”, tulisnya sembari menambahkan emotion bergambar sedih.

“Trimakasih pak kades atas dukunnya” tulis Anjur Sibuea.
“Super Sekali… ” komentar Untung Lubis.

Namun ada juga warganet yang menyesalkan postingan pria yang disebut-sebut Kepala Desa Huta Padang itu.

“Bukannya tidak setuju dengan postingan ini. Tapi yg saya mau tanya, bagaimana penanganan pemda tingkat kabupaten dan provinsi?… Apa dinas pendidikannya tidak ada” tulis Adry Putera Ginting dalam komentarnya.

“Semua ini dilakukan karena hal tersebut diatas tdk ditanggapin sdh bertahun tahun” balas pemilik akun menjawab komentar Adry Putera Ginting.

“Saya kurang yakin dengan postingan itu. Kenapa ? Karna tidak mungkin pemerintah kabupaten asahan dalam hal ini pihak dinas pendidikan asahan tidak menanggapi bila memang masyarakat menginginkannya. Tapi kan ada prosedur yang harus diikuti, bukan langsung dibangun. Jadi lebih bijak kalau pria yang memposting tersebut mempertanyakan hal itu langsung ke pihak dinas pendidikan,” ucap Dedi Siregar, seorang warga asahan dimintai tanggapannya. (A2/Indra)

No More Posts Available.

No more pages to load.