Asahansatu | Wali kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim Batubara, tarik 26 kendaraan dinas yang tidak membayar atau melunasi pajak kendaraan. Hal tersebut merupakan tindakan tegas terhadap OPD yang tidak mengindahkan Himbauan yang sudah disampaikan oleh Wali kota Tanjungbalai.
Hal tersebut disampaikan Wali kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim Batubara pada siaran pers di ruang kerjanya Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Di jambi Kecamatan Datuk Bandar kota Tanjungbalai, Jumat (25/4/2026).
“Saya sudah mengeluarkan surat edaran dengan nomor 002.3.2/4305/BPKPD/2025 tanggal 6 maret 2025, pada seluruh ASN maupun kepala OPD agar membayar atau melunasi tunggakan pajak kendaraan Dinas yang digunakan,” ujarnya.
Mahyaruddin Salim juga menyampaikan, dari 1259 (seribu dua ratus lima puluh sembilan) unit kendaraan baik roda empat maupun roda dua, hanya 26 (dua puluh enam) kendaraan yang tidak membayar tunggakan pajak tersebut.
“Kami juga menghimbau kepada seluruh ASN dan kepala OPD yang menggunakan kendaraan plat merah untuk mematuhi dan wajib membayar pajak sesuai jatuh tempo,” katanya.
Dikatakannya, hal ini merupakan bentuk tanggung jawab sebagai ASN serta kontribusi bagi negara khususnya daerah kota Tanjungbalai untuk menunjang pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
“Saya menekankan agar para ASN dan pimpinan OPD agar selalu menjaga aset milik negara. Jika ada kami temukan plat merah di tukar plat hitam, maka akan kami berikan sanksi berupa surat peringatan dan memanggil yang bersangkutan alasan mengganti plat bahkan kendaraan tersebut akan kami tarik,” ujarnya.
Wali kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim Batubara, mengatakan bahwa ini sebagai bentuk tanggung jawab sebagai aparatur sipil negara (ASN) dan kontribusi kepada negara dan bangsa bahwa tiap-tiap daerah harus berinovasi.
“Oleh karenanya, apa yang saya harapkan kepada teman-teman di jajaran ASN untuk dipatuhi sehingga uang itu masuk ke Kas daerah pemerintah kota, Supaya bisa melaksanakan kegiatan khususnya kegiatan pembangunan sehingga persoalan kerakyatan Jalan, jembatan semuanya termasuk pelayanan publik yang hari ini kita harapkan ini berjalan semaksimal mungkin dan pelayanan itu bisa dirasakan masyarakat manfaatnya sebanyak-banyaknya di kota Tanjungbalai.” ucapnya.(HNS)

